Beranda Bisnis UKM 7 Bisnis UKM Paling Menguntungkan

7 Bisnis UKM Paling Menguntungkan

802
0
bisnis ukm paling menguntungkan
image credit : stocksnap.io

Pada 2016, jumlah UKM di Indonesia diperkirakan berjumlah 55,2 juta, dengan kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) 57,9% dan penyerapan tenaga kerja 97,2%. Melihat angka-angka tersebut maka dapat disimpulkan bahwa UKM adalah motor utama penggerak perekonomian Indonesia.

Selain mempunyai peran penting sebagai penggerak perekonomian Indonesia, bisnis UKM juga mempunyai peran penting dalam menentukan perkembangan ekonomi Indonesia di masa depan. Hal ini karena sebagian besar wirausahawan atau entrepreneur memulai bisnis dari bisnis UKM. Dimana melalui bisnis-bisnis UKM yang baru tersebut muncul bibit-bibit entrepreneur yang dapat mengembangkan bisnisnya menjadi besar.

Salah satu permasalahan bagi wirausahawan atau entrepreneur yang ingin memulai bisnis UKM adalah menentukan bidang usaha yang tepat untuk dijalankan dan apakah bidang usaha tersebut menguntungkan atau tidak.Walaupun semua bisnis jika dijalankan dengan serius, memberikan penawaran yang lebih baik dari kompetitor tetapi terdapat bidang usaha tertentu yang mempunyai potensi keuntungan yang lebih dibandingkan bisnis UKM yang lain. Sebagai referensi berikut 7 bisnis ukm yang paling menguntungkan di tahun 2017.

1. Bisnis Furniture Knock Down

Bisnis furniture adalah salah satu bisnis UKM yang paling menguntungkan dimana berdasarkan riset Bank Indonesia rata-rata bisnis ukm furniture dapat menghasilkan 22,9% laba bersih.

Selain sangat menguntungkan, dari sisi prospek usaha, bisnis furniture mempunyai prospek usaha yang cerah. Cerahnya prospek usaha furniture tersebut tidak terlepas dari kondisi demografi Indonesia dimana dalam beberapa tahun kedepan akan mengalami bonus demografi.

Bonus demografi adalah kondisi dimana jumlah penduduk dengan usia produktif melebihi penduduk usia tidak produktif. Kondisi tersebut dapat dipastikan akan mendorong daya beli masyarakat secara umum dan secara khususnya permintaan furniture juga akan meningkat.

Selain prospek usaha yang cerah untuk pasar domestik, pasar ekspor untuk furniture juga sangat cerah. Dalam tahun 2016 saja tercatat ekspor furniture dari Indonesia mempunyai nilai mencapai US$ 2 miliar sedangkan di pasar furniture secara global mempunyai nilai US$ 141 miliar. Oleh karena itu untuk pasar ekspor juga masih terdapat ruang untuk ekspansi bagi industri furniture Indonesia.

 

2. Bisnis Alas Kaki

Pada saat ini alas kaki seperti sepatu atau sendal yang berkualitas menjadi sebuah kebutuhan dengan nilai bisnis yang tinggi. Bagi UKM bisnis alas kaki termasuk salah satu primadona yang sudah berjalan sejak lama.

Keuntungan yang dapat diberikan oleh bisnis alas kaki juga termasuk besar. Dimana bisnis alas kaki dapat memberikan keuntungan bersih sebesar 30% untuk sepatu kelas menengah sampai 50% untuk sepatu kelas premium. Dengan besarnya margin keuntungan tersebut jelas bahwa bisnis alas kaki termasuk bisnis UKM yang paling menguntungkan.

Selain itu tidak berbeda dengan bisnis furniture yang mempunyai prospek cerah karena didukung dengan kondisi pasar domestik yang diperkirakan akan semakin bergairah kedepannya, bisnis alas kaki juga diperkiran akan semakin berkembang karena adanya bonus demografi.

 

3. Bisnis Jasa Pembukuan UKM

Pada 10 Maret 2017, di kesempatan Wirausaha Muda Mandiri Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga menyebut pertumbuhan wirausaha di Indonesia semakin meningkat.

Kemenkop dan UKM telah merilis rasio wirausaha 2016 di Indonesia telah mencapai 3,1%, meningkat dari rasio sebelumnya 1,67% pada tahun 2014. “Ini berarti rasio kewirausahaan Indonesia sudah melampui batas minimal rasio kewirausahaan sebuah negara, yaitu 2%.

Walaupun begitu rasio wirausaha tersebut masih dapat ditingkatkan lagi jika mengacu kepada rasio wirausaha negara tetangga seperti Malaysia yang mencapai 5% atau Singapura 7%.

Meningkatnya rasio wirausaha tersebut tidak terlepas dari semakin meningkatnya kesadaran masyarakat secara umum dan generasi muda secara khususnya akan pentingnya berwirausaha. Peningkatan entrepreneurship juga mempunyai kaitan dengan semakin matangnya generasi millenial yang lebih berani mengambil risiko dan memulai bisnis.

Tren positif tersebut ditambah dengan fakta bahwa terdapat 55,2 juta UKM di Indonesia memberikan peluang bagi bisnis jasa pembukuan UKM. Dari sisi keuntungan yang diberikan, bisnis pembukan termasuk bisnis UKM yang paling menguntungkan dimana berdasarkan riset Sagework, bisnis jasa akuntansi dan pembukuan menempati posisi pertama bisnis UKM paling menguntungkan dengan rata-rata rasio laba bersih sebesar 18,4%.

 

4. Bisnis Agen Jasa Pengiriman

Bisnis agen jasa pengiriman adalah salah satu bisnis UKM yang paling menguntungkan dengan semakin meningkatnya aktifitas e-commerce atau bisnis online. Peningkatan transaksi e-commerce tersebut secara langsung turut meningkatkan kebutuhan akan adanya jasa pengiriman yang terjangkau dan mudah diakses.

Bisnis agen jasa pengiriman juga mempunyai prospek yang cerah dimana pada tahun 2016 tercatat tumbuh sebesar 30% dan bisnis e-commerce yang mempunyai pengaruh besar pada bisnis jasa pengiriman masih bertumbuh pesat.

Dari segi keuntungan yang ditawarkan dari bisnis jasa pengiriman sebagai contoh agen Jalur Eka Nugraha atau JNE dapat memberikan laba mulai dari 22% sampai 27% dari nilai transaksi pengiriman yang ditangani oleh agen.

5. Bisnis Desain Grafis dan Percetakan

Bisnis desain grafis dan percetakan termasuk bisnis yang selalu dibutuhkan disetiap daerah dengan kegiatan ekonomi yang cukup dinamis. Selain bisnis yang diperoleh dari kegiatan usaha seperti pembuatan spanduk, flyer, brosur, katalog, banner dan sarana promosi lainnya, bisnis desain grafis dan percetakan juga dapat memperoleh keuntungan dari perhelatan pemilu daerah.

Dengan mengkombinasikan bisnis percetakan dengan desain grafis anda dapat mendapatkan margin laba yang lebih tebal karena banyak dari pelaku bisnis UKM yang tidak mempunyai keahlian untuk membuat desain materi promosi yang mereka butuhkan.

Dari segi keuntungan yang didapat, bisnis percetakan mempunyai margin laba antara 15%-20% dan jika dikombinasikan dengan desain grafis margin laba bisa mencapai 25%-30%.

 

6. Bisnis Baju Premium

 

Peningkatan pesat kelas menengah di Indonesia menjadi salah satu negara dengan kelas menengah terbesar didunia akan memberikan perubahan gaya hidup dimasyarakat. Peningkatan gaya hidup dimasyarakat pada umumnya akan meningkatkan permintaan terhadap bisnis baju premium yang mempunyai kualitas jauh lebih baik dibandingkan produk baju biasa.

Bisnis baju premium memberikan margin laba yang lebih besar dibandingkan bisnis baju biasa, dimana bisnis baju kelas premium dapat memberikan keuntungan antara 25%-32%. Besarnya tingkat keuntungan tersebut menjadikan bisnis baju premium salah satu bisnis UKM paling menguntungkan.

Tetapi dalam bisnis baju premium terdapat tantangannya tersendiri yaitu kesulitan untuk membangun brand yang kemudian dapat memposisikan diri menjadi suatu brand premium.

 

7. Bisnis Jasa Periklanan Digital

Pada tahun 2016 jumlah pengguna internet di Indonesia telah mencapai 132 juta orang. Semakin besarnya jumlah pengguna internet di Indonesia membuka peluang bisnis jasa periklanan digital selain karena cakupannya yang luas, biaya yang dikeluarkan juga relatif lebih murah dan terjangkau.

Bisnis jasa periklanan digital membantu bisnis UKM untuk memasarkan produk atau jasa mereka secara murah menggunakan media digital seperti Facebook Ads, Google Adword, Twitter Ads, konten marketing, dan masih banyak lagi.

Dari segi keuntungan yang bisa didapat bisnis jasa periklanan digital yang mempunyai operasi yang efisien dapat meraih keuntungan bersih antara 18%-25%.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here