Beranda Memulai Bisnis Bagaimana Cara Memulai Bisnis Barbershop

Bagaimana Cara Memulai Bisnis Barbershop

1607
0
bagaimana cara memulai bisnis barbershop, tips memulai bisnis barbershop
image credit : stocksnap.io

Bisnis barbershop saat ini termasuk sebagai salah satu bisnis yang tengah berkembang. Berkembangnya bisnis barbershop tidak terlepas dari meningkatnya kebutuhan akan gaya hidup pria untuk tampil rapi dan gaya. Hal ini juga semakin didukung dengan meningkatnya rasio penduduk muda yang meningkat dari tahun ke tahun sampai dengan masuknya era bonus demografi.

Selain besarnya peluang pertumbuhan dari bisnis barbershop tersebut, bisnis barbeshop sendiri termasuk sebagai kebutuhan banyak orang yang mempunyai potensi pendapatan berulang setiap bulan. Dua karakteristik dari bisnis barbershop tersebut menjadikan bisnis barbershop sebagai sebuah peluang bisnis yang menguntungkan.

Peluang bisnis barbershop yang menguntungkan tersebut kemudian dilihat oleh entrepreneur-entrepreneur muda. Para entrepreneur muda tersebut kemudian mulai membuka barbershop modern yang mengusung tempat yang nyaman, bersih dan berkelas di berbagai sudut kota.

Jika anda mempunyai hobi atau passion di bidang gaya hidup, bisnis barbershop dapat menjadi pilihan anda. Untuk membantu anda dalam memulai bisnis barbershop, kami telah menyusun langkah-langkah bagaimana cara memulai bisnis barbershop yang dapat anda lakukan.

Berikut langkah-langkah bagaimana cara memulai bisnis barbershop:

 

1. Tulis Rencana Bisnis Barbershop

Langkah pertama memulai bisnis barbershop adalah dengan menulis rencana bisnis terlebih dahulu. Kenapa? menulis rencana bisnis dapat memberikan gambaran yang lebih lengkap dan terukur atas prospek bisnis barbershop yang ingin anda jalankan. Selain itu menulis rencana bisnis juga memungkinkan anda untuk mendokumentasikan rencana dan strategi pemasaran yang krusial dan penting dalam keberhasilan bisnis barbershop anda.

Untuk memudahkan anda menulis rencana bisnis anda dapat mencontoh rencana bisnis barbershop dari bplans atau mencoba software Liveplan yang akan memandu anda.

Mulailah dengan menuliskan konsep, target pasar, dan asumsi-asumsi lain dari bisnis barbershop yang ingin anda mulai. anda dapat mengubah isi dari rencana bisnis anda kemudian setelah mendapatkan input yang anda peroleh dari lapangan.

 

2. Membuat Konsep dan Desain Barbershop

desain barbershop
image credit : pixabay.com

Setelah menulis rencana bisnis, langkah selanjutnya dalam memulai bisnis barbershop adalah membuat konsep dan desain barbershop anda.

Dalam membuat konsep dan desain barbershop anda perlu mempertimbangkan beberapa faktor sebagai berikut:

  • Target Pasar : konsep dan desain barbershop harus disesuaikan dengan selera target pasar anda. Untuk mengetahui apakah konsep dan desain barbershop anda sesuai dengan target pasar anda dapat membuat gambar mock-up dan konsep barbershop dan meminta pendapat orang lain yang mempunyai profil yang sesuai dengan target pelanggan anda.
  • Biaya dan beban : desain, peralatan dan dekorasi yang digunakan akan mempengaruhi struktur biaya dan beban bisnis barbershop anda. Misalnya apakah jika anda mempunyai konsep yang membutuhkan banyak lampu maka beban listrik anda akan lebih tinggi. Selain itu pertimbangkan juga bagaimana dengan biaya pemeliharaan dari konsep dan desain barbershop anda. Sebagai contoh jika konsep barbershop anda banyak menggunakan aksen kayu asli maka biaya pemeliharaan anda akan cenderung lebih tinggi.

Untuk memudahkan anda dalam membuat desain dan konsep barbershop anda, anda bisa mencari inspirasi desain barbershop dari pinterest.

3. Mencari Lokasi Barbershop

Sebagai sebuah bisnis yang terikat dengan lokasi fisik, salah satu faktor kesuksesan dari bisnis barbershop adalah lokasi yang tepat. Lokasi yang tepat disini artinya barbershop anda terletak di tempat yang banyak mudah diakses oleh target pasar anda. Misalnya jika target pasar anda adalah karyawan muda, maka lokasi yang paling tepat adalah daerah dimana terdapat banyak kos atau kontrakan untuk karyawan dan mudah dijangkau.

Dalam mencari lokasi barbershop, anda perlu mempertimbangkan fasilitas dan luas yang diperlukan oleh target pasar dan estimasi anda. Jika mempunyai target pasar yang spesifik dengan jumlah estimasi pelanggan harian yang dapat dipenuhi hanya dengan tiga bangku cukur maka jangan tergoda untuk menyewa tempat yang melebihi luas yang diperlukan.

Hal tersebut perlu dilakukan diperlukan untuk menjaga biaya tetap serendah mungkin dan untuk mencegah ruang kosong yang dapat mengurangi estetika barbershop anda.

Selain itu anda juga perlu menegosiasikan harga untuk sewa sebisa mungkin dan jika dimungkinkan anda bisa meminta opsi sewa dengan bagi hasil untuk 2 tahun pertama untuk mengurangi biaya tetap bisnis barbershop anda sebelum mendapatkan pelanggan tetap dalam jumlah yang cukup.

 

4. Merekrut Barber

image credit : pexels.com

Setiap barbershop membutuhkan “barber” atau tukang cukur untuk melayani pelanggan. Kesuksesan dari barbershop sangatlah dipengaruhi oleh keahlian mencukur, keramahan dan juga skill sosial dari barber yang memberikan layanan kepada pelanggan anda.

Hal ini karena tidak peduli sebagus apapun tempat yang anda punya dan harga yang anda tawarkan, pelanggan anda tidak akan kembali lagi jika pelayanan yang barber anda berikan tidak memuaskan. Sedangkan, salah satu kunci dari kesuksesan bisnis barbershop adalah pendapatan berulang dari pelanggan tetap dalam jumlah yang cukup besar.

Dengan demikian, mencari barber yang sesuai sangatlah penting untuk anda perhatikan. Anda tidak hanya bisa sekedar mencari orang yang dapat mencukur, anda juga perlu mencari mereka yang dapat membangun hubungan dengan target pasar anda. Misalnya, jika target pelanggan anda merupakan anak muda yang mempunyai hobi musik akan lebih baik jika tukang cukur anda juga mempunyai jiwa muda dan mengikuti trend musik anak muda.

Dapat dipahami bahwa mencari barber yang tepat tidaklah mudah, oleh karena itu anda perlu memanfaatkan berbagai cara dalam mencari tukang cukur yang anda perlukan. Selain mencari sendiri anda juga dapat mencoba meminta bantuan tukang cukur yang sudah anda kenal dan mempunyai profil yang sesuai dengan tukang cukur yang anda inginkan.

 

5. Marketing dan Promosi

Untuk mencapai kesuksesan berbisnis barbershop, marketing dan promosi tidak bisa dilewatkan dalam bagaimana cara memulai bisnis barbershop. Marketing dan promosi harus mulai anda lakukan sebelum barbershop anda siap dibuka. Jika anda menunggu barbershop anda siap untuk dibuka untuk mulai berpromosi anda membuang-buang waktu yang dapat menambah beban keuangan anda karena anda menambah waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan pelanggan tetap yang cukup.

Sebelum anda membuka barbershop anda, anda dapat melakukan marketing dan promosi dengan berbagai cara. Salah satu strategi yang bisa anda lakukan adalah memberikan kupon potongan diskon untuk potong rambut atau layanan lain yang barbershop anda berikan kepada target pasar anda.

Selain itu anda juga mulai membangun komunikasi dan hubungan dengan “influencer” di target pasar anda untuk kemudian mengundang influencer tersebut memberikan ulasan dan social media buzz untuk barbershop anda.

 

Penutup

Memulai bisnis barbershop membutuhkan persiapan dan perencanaan yang matang. Anda membutuhkan perpaduan konsep, lokasi, dan tenaga kerja yang tepat serta modal yang mencukupi untuk membiayai operasional setidaknya selama 1 tahun.

Walaupun membuka barbershop sendiri mempunyai tantangan yang tidak mudah, tetapi bagi anda yang mempunyai ketertarikan di bidang perawatan pribadi, bisnis barbershop dapat memberikan keuntungan untuk jangka panjang.

Jika anda tertarik membuka bisnis barbershop anda dapat mencoba bermitra dengan Patron Barbershop yang sudah berpengalaman membuka dan mengelola barbershop modern dengan harga terjangkau dan pelayanan prima sejak tahun 2012 dan mempunyai 5 gerai di Jabodetabek serta 1 gerai di Bandung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here