Beranda Memulai Bisnis Bagaimana Cara Memulai Bisnis Laundry Untuk Pemula

Bagaimana Cara Memulai Bisnis Laundry Untuk Pemula

333
1
image credit : pexels.com

Apakah anda dapat beraktifitas sehari-hari tanpa mempunyai pakaian bersih untuk dipakai? Hampir semua orang selalu membutuhkan pakaian bersih untuk dipakai beraktifitas sehari-hari. Kebutuhan inilah yang menjadi alasan mengapa bisnis laundry termasuk bisnis yang banyak permintaan dan akan selalu ada.

Prospek kedepannya dari bisnis laundry juga terbilang cukup cerah terutama diperkotaan yang dengan semakin sibuknya aktivitas sehari-hari akan sulit untuk mencuci pakaian sendiri. Memulai bisnis laundry juga tidak memerlukan modal yang besar dan dapat dimulai dari bisnis rumahan. Dengan karakteristik tersebut tidak heran bisnis laundry termasuk bisnis yang banyak diminati.

Jika anda tertarik untuk memulai bisnis laundry tetapi bingung bagaimana cara memulai bisnis laundry yang tepat, maka anda berada ditempat yang tepat. Tanpa lebih panjang lebar lagi berikut cara memulai bisnis laundry untuk pemula yang telah kami susun.

 

Cara Memulai Bisnis Laundry

1. Membuat Rencana Bisnis

Tahap pertama dari cara memulai bisnis laundry adalah membuat rencana bisnis. Anda mungkin bertanya-tanya apa fungsi dari rencana bisnis untuk bisnis yang sederhana seperti bisnis laundry.

Walaupun bisnis laundry merupakan bisnis yang sederhana tetapi bisnis laundry tetap mempunyai risiko dan membutuhkan investasi untuk dimulai, membuat rencana bisnis dapat memberikan gambaran yang lebih lengkap kepada anda terkait dengan berbagai aspek yang penting dalam bisnis untuk bisa mendapatkan keuntungan.

Salah satu keuntungan membuat rencana bisnis adalah anda dapat memperjelas apa saja perlengkapan yang anda butuhkan, berapa biaya untuk sewa tempat, berapa biaya untuk pegawai, dan komponen-komponen memulai atau operasional bisnis anda yang lain. Selain itu membuat rencana bisnis juga akan mendorong anda untuk melihat persaingan pasar serta seperti apa target pasar yang prospektif secara lebih teliti.

Anda tidak perlu membuat rencana bisnis yang rumit untuk bisnis laundry anda, anda cukup membuat rencana bisnis yang sederhana dan mudah untuk dipahami. Selain itu lengkapi juga dengan aspek keuangan yang krusial seperti berapa target omzet, break even point, nilai investasi, asumsi biaya operasional dan imbal balik investasi anda.

Jika anda kesulitan dalam membuat rencana bisnis, anda dapat menggunakan software pembuat rencana bisnis dari Liveplan yang memudahkan dalam membuat rencana bisnis. Liveplan juga sangat berguna jika anda ingin mendapatkan investasi dari orang lain karena rencana bisnis yang dibuat mempunyai desain yang menarik dan mudah dipahami.

 

2. Menentukan Target Pasar 

Apa hal yang paling penting untuk mendapatkan sukses dalam bisnis? Jawaban yang paling tepat adalah adanya pasar yang mendukung untuk pertumbuhan bisnis tersebut. Perusahaan dengan modal besar tidak akan bisa bertahan jika tidak terdapat pasar yang cukup untuk mendukung keberlangsung perusahaan tersebut.

Hal ini juga berlaku untuk bisnis laundry. Anda tidak ingin memulai bisnis laundry yang fokus kepada pasar yang sudah terlalu jenuh atau memiliki terlalu banyak persaingan. Pada umumnya pasar laundry terbagi menjadi beberapa segmen pelanggan yang mempunyai daya beli berbeda-beda seperti:

a. rumah tangga menengah bawah + pelajar: laundry kiloan.

b. rumah tangga menengah atas : laundry dry clean.

c. hotel dan bisnis lainnya : laundry professional.

Setiap segmen tersebut mempunyai margin laba dan tingkat persaingan yang berbeda-beda disetiap daerahnya masing-masing. Laundry kiloan misalnya mempunyai margin laba yang lebih kecil, tinggi persaingan, tetapi mempunyai kebutuhan modal yang relatif kecil. Anda mungkin perlu melakukan sebuah analisis yang sederhana untuk menentukan target pasar terbaik untuk bisnis laundry yang ingin anda jalankan.

 

3. Menentukan Lokasi Yang Tepat

Tahap ketiga dalam cara memulai bisnis laundry yang perlu anda lakukan adalah menentukan lokasi laundry yang tepat. Lokasi yang tepat disini berarti mudah diakses oleh target pasar anda, mempunyai populasi target pasar yang cukup banyak, mempunyai luas yang sesuai, dan biaya sewanya tidak jauh melebihi perkiraan biaya operasional yang anda tetapkan.

Hindari untuk menentukan lokasi hanya karena harganya yang murah. Terutama jika daerah tersebut tidak mempunyai populasi target pasar yang cukup banyak atau sulit diakses maka anda justru kehilangan potensi pendapatan yang jauh lebih besar dibandingkan biaya operasional yang anda hemat.

Sebagai tambahan anda juga perlu melakukan negosiasi dengan pemilik tempat yang sesuai untuk mendapatkan harga terbaik dan buatlah surat perjanjian tertulis untuk memperjelas hak-hak dan kewajiban anda sebagai penyewa. Selain itu berikan batasan kenaikan harga sewa per tahun untuk mencegah adanya kenaikan yang tinggi karena bisnis anda sedang ramai.

 

4. Melengkapi Perlengkapan Yang Diperlukan

Setelah anda mendapatkan lokasi yang tepat saatnya untuk melengkapi perlengkapan yang akan anda perlukan untuk menjalankan bisnis laundry. Untuk bisnis laundry utamakan membeli perlengkapan yang telah teruji ketahanannya, mudah mendapatkan sparepart dan melakukan reparasi.

Jangan membeli perlengkapan hanya karena perlengkapan tersebut paling murah, jika perlengkapan anda rusak disaat bisnis sedang ramai anda dapat kehilangan jauh lebih banyak uang karena tidak bisa beroperasi.

 

5. Merekrut Karyawan  

Merekrut karyawan adalah tahapan yang penting dalam memulai bisnis laundry anda. Mempunyai karyawan yang dapat dipercaya, dapat diandalkan, dan pekerja keras akan sangat mempengaruhi apakah bisnis laundry anda sukses atau tidak.

Bisnis laundry termasuk bisnis yang membutuhkan tenaga yang tidak sedikit dan anda harus mempunyai karyawan untuk membantu anda. Utamakan untuk mencari karyawan yang jujur serta dapat diandalkan. Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan pelanggan anda serta mencegah penggelapan atau pencurian yang merugikan anda.

Selain itu berikan kompensasi yang cukup jika disaat bisnis sedang ramai anda membutuhkan karyawan anda untuk bekerja lebih keras. Penghargaan terhadap kerja keras karyawan anda akan mendorong mereka untuk jujur serta dapat diandalkan.

 

6. Melakukan Marketing

Setelah anda meluncurkan bisnis anda dan siap untuk melayani pelanggan, tahapan selanjutnya yang perlu anda lakukan adalah memasarkan bisnis laundry anda. Marketing untuk bisnis laundry umumnya dilakukan dengan memberikan harga promo untuk menarik pelanggan baru dan/atau bonus gratis pencucian setelah beberapa kali mencuci.

Diluar strategi marketing dengan memberikan harga promo anda juga perlu melakukan strategi marketing yang berbeda seperti local SEO, service instant, social media, referral program (memberikan imbalan untuk pelanggan yang direferensikan), memberikan jaminan tidak hilang, sampai merekrut agen untuk mendapatkan pelanggan.

Selain itu anda juga perlu menjaga kepercayaan pelanggan sebaik-baiknya dengan menjaga agar baju yang dilaundry tidak hilang, wangi, rapi dan bersih.

 

7. Peningkatan Berkala

Pada tahap akhir ini bisnis laundry anda sudah berjalan dan mungkin sudah mendapatkan beberapa pelanggan tetap. Walaupun begitu anda tidak boleh lupa untuk selalu meningkatkan bisnis anda dengan melakukan peningkatan baik dari sisi teknologi (membeli perlengkapan yang baru secara berkala), pelayanan (memulai program member), atau bahkan membuka cabang. Peningkatan secara berkala tersebut perlu dilakukan untuk bisa mengembangkan bisnis anda sehingga bisnis laundry anda dapat mencapai kesuksesan.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here