Beranda Memulai Bisnis Bagaimana Cara Memulai Bisnis Restoran

Bagaimana Cara Memulai Bisnis Restoran

553
0
BERBAGI
bagaimana cara memulai bisnis restoran, memulai bisnis restoran, cara memulai bisnis kuliner
image credit : pexels.com

Apakah anda bermimpi untuk membuka restoran sendiri? Jika anda menjawab ya, apakah anda pernah membuat perencanaan bagaimana anda akan memulai bisnis restoran impian anda? Jika belum ini saatnya bagi anda untuk memulai langkah yang lebih nyata untuk mewujudkan impian anda tersebut.

Sebelum masuk kedalam inti dari pembahasan “bagaimana cara memulai bisnis restoran dengan modal kecil” mungkin anda bertanya-tanya, apakah bisnis restoran masih menguntungkan dengan banyaknya restoran yang ada? Ya, bisnis restoran masih menguntungkan.

Hal tersebut terbukti dengan tidak sedikit pelaku usaha restoran yang sukses walaupun memulai dari nol seperti Warung SS (Special Sambal), Holycow!, Shabu Hachi, dan masih banyak lagi. Pertanyaannya apa rahasia kesuksesan tersebut?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, saya merujuk kepada wawancara Inc. dengan Tyson Cole. Tyson Cole adalah salah satu 2005 Best Chef Food&Wine Magazine , 2011 James Beard Foundation Best Chef Southwest, dan pemilik Restoran Jepang Uchi dan Uchiko.

Berdasarkan nasihat Tyson Cole untuk sukses dalam bisnis restoran anda memerlukan beberapa hal dibawah ini:

1. Jangan Memulai Tanpa 3 Pondasi

3 pondasi penting dalam bisnis restoran yang sukses adalah seorang koki yang hebat, sebuah lokasi yang hebat dan konsep yang hebat. Ketiga hal tersebut adalah kunci utama dari kesuksesan bisnis restoran. Ketiganya saling berkaitan dan berhubungan. Lokasi restoran harus sesuai dengan konsep anda, dan konsep anda harus sesuai dengan keahlian koki anda.

2. Sediakan Modal Cadangan

Rencanakan untuk mempunyai modal kerja untuk enam sampai sembilan bulan dari waktu anda membuka restoran. Tyson menjelaskan bahwa hal ini diperlukan agar restoran anda dapat bertahan cukup lama dan mempunyai waktu yang cukup untuk mendapatkan pelanggan reguler.

3. Belajar Untuk Suka Mengajar

Salah satu faktor penentu kesuksesan bisnis restoran adalah keahlian koki, staff dan juga keramahan pelayanan dalam melayani tamu. Oleh karena itu untuk meningkatkan skill koki restoran anda dan pelayanan yang diberikan restoran anda, anda terkadang perlu untuk memberikan arahan dan mengajari mereka untuk bisa mencapai tingkat yang lebih baik.

4. Jangan Pernah Pelit Untuk Tamu

Pengeluaran terpenting yang perlu anda lakukan dalam bisnis restoran adalah uang yang digunakan untuk menambah nilai kepada tamu anda.

Tentukan berapa persen dari pendapatan anda untuk perbaikan yang mempengaruhi pengalaman tamu dan meningkatkan pengalaman baik tamu anda. Sebagai contoh, anda bisa memberikan kupon hadiah dan makanan gratis kepada tamu.

Berikan kupon hadiah dan makanan gratis tersebut tanpa anda beritahukan sebelumnya, efek kejutan akan memberikan pengalaman positif yang lebih kuat kepada tamu anda yang beruntung. Hal ini juga membangun hubungan nyata antara tamu dengan restoran anda yang meningkatkan kekuatan merek restoran anda.

5. Fokus Untuk Membangun Sistem 

Gagal dalam membangun sistem yang dapat diandalkan adalah kesalahan terbesar seorang pemilik restoran.

Terdapat alasan mengapa restoran waralaba bisa berkembang. Setiap restoran waralaba pada awalnya berawal dari satu restoran, tetapi mereka mengembangkan sistem yang memungkinkan mereka untuk mengatur logistik, sumber daya manusia, pengeluaran dan kualitas. Jika tidak, mustahil untuk bisa membuka banyak restoran sekaligus.

6. Temukan Mitra 

Mengetahui cara memasak dan membuat makanan hanyalah satu dari puluhan aspek penting dalam bisnis restoran. Begitu juga sebaliknya, keahlian bisnis saja tidak dapat membuat bisnis restoran yang sukses tanpa adanya koki yang hebat.

Oleh karena itu, sangat penting bagi seorang pengusaha restoran untuk mempunyai mitra bisnis yang dapat melengkapi kekurangan anda. Selalu cari mitra yang lebih pintar dan hebat dalam bidang tersebut, sebagai pebisnis hal yang paling bijak untuk dilakukan adalah mengakui kelemahan yang anda punyai dan serahkan kepada karyawan anda yang hebat di bidang tersebut.

Cara Memulai Restoran

Dengan mempertimbangkan tips sukses memulai restoran diatas, kami telah menyusun langkah-langkah memulai bisnis restoran untuk membantu anda mewujudkan mimpi anda membuka restoran sendiri.

Tetapi anda perlu mengetahui sebelumnya bahwa bisnis restoran bukanlah bisnis yang mudah dijalankan, terdapat berbagai aspek operasional dan manajemen yang sulit dijalankan.

Jika anda benar-benar pemula dalam bisnis restoran akan lebih baik jika anda mengetahui lebih dahulu aspek-aspek bisnis restoran secara langsung dengan bekerja di restoran atau dengan membeli waralaba restoran yang mempunyai sistem baik (hindari memilih waralaba restoran yang hanya menekankan biaya waralaba yang murah).

 

#1 Tentukan Target Pasar

Tidak ada restoran yang sempurna untuk semua orang. Jika anda mencoba menjadi restoran yang sempurna untuk semua orang, restoran anda justru akan berakhir menjadi restoran yang tidak baik untuk semua orang. Oleh karena itu, dibandingkan mencoba memuaskan semuanya anda perlu memfokuskan bisnis restoran anda pada target pasar tertentu yang dapat anda kuasai.

Penentuan target pasar akan sangat berpengaruh kepada pemilihan lokasi, konsep restoran dan modal yang dibutuhkan. Sebagai contoh berikut beberapa target pasar dalam bisnis restoran pada umumnya:

  • Pelajar. Salah satu segmen pasar yang populer didaerah yang mempunyai populasi pelajar dalam jumlah besar seperti kampus, universitas, sekolah dan tempat kursus. Segmen pasar pelajar untuk bisnis restoran mencakup pelanggan dengan usia 16-25 tahun. Segmen pasar pelajar pada umumnya mempunyai karakteristik daya beli menengah kebawah. Segmen pasar pelajar cenderung bisa diprediksi dengan volume penjualan yang cukup tinggi dengan marjin relatif lebih kecil pada hari-hari kerja sehingga anda mengurangi kemungkinan rugi akibat kelebihan atau kekurangan stok.
  • Karyawan. Segmen pasar karyawan dapat anda pilih jika anda berlokasi di kota besar. Segmen ini menyasar kepada pelanggan dengan usia 20 tahun – 55 tahun, dengan daya beli yang beragam mulai dari menengah bawah sampai menengah atas. Sama seperti pelajar, pasar karyawan lebih mudah diprediksi dengan volumen penjualan yang tinggi tetapi dengan margin yang relatif kecil.
  • Keluarga. Segmen pelanggan ini mencakup pelanggan yang sudah mempunyai keluarga dengan cakupan usia 25 tahun – 65 tahun. Pada segmen ini daya beli pasar mencakup menengah sampai atas bergantung kepada kota dimana lokasi restoran anda nantinya.
  • Kasual. Segmen pasar ini mencakup pelanggan dengan usia 18 tahun – 55 tahun. Pasar kasual termasuk target pasar dengan nilai terbesar, kebanyakan restoran waralaba menargetkan pasar ini. Pada segmen kasual daya beli pelanggan berkisar antara menengah sampai menengah atas.
  • Eksekutif. Segmen pasar yang fokus kepada eksekutif perusahaan. Pada umumnya pelanggan pada usia ini mempunyai umur antara 30 tahun – 65 tahun. Segmen ini merupakan segmen kelas atas dengan daya beli yang tinggi.

#2 Tentukan Konsep Restoran

Bisnis restoran yang sukses tidak hanya mengandalkan rasa makanan semata, tetapi juga pengalaman positif yang didapat tamu saat menikmati makanan yang disajikan. Konsep restoran tidak hanya mencakup bagaimana dekorasi dari sebuah restoran tetapi juga jenis masakan dan pelayanan yang diberikan. Sebagai gambaran berikut beberapa contoh konsep restoran secara umum:

  • Restoran Cepat Saji. Konsep restoran cepat saji memberikan penekanan pada pelayanan yang cepat, harga murah, dan pilihan menu yang relatif sedikit. Restoran cepat saji biasanya mempunyai konsep yang sederhana.
  • Casual Dining. Casual dining restoran mempunyai basis pelanggan yang besar dengan memberikan perpaduan antara pelayanan, rasa dan suasana yang tepat dengan harga kelas menengah. Restoran casual dining menawarkan menu yang lebih beragam untuk mengakomodasi basis pelanggan yang lebih luas.
  • All you can eat. Restoran All You Can Eat menawarkan pengalaman makan sepuasnya yang biasanya pelanggan dapat mengambil sendiri makanan yang ada. Restoran All You Can Eat menekankan pada jumlah pelanggan dengan pendapatan perkepala yang tetap sehingga dibutuhkan penentuan harga yang tepat untuk memastikan anda mendapat keuntungan yang cukup.
  • Restoran keluarga. Restoran keluarga menawarkan menu yang beragam, meja dan tempat duduk yang luas, serta suasana yang nyaman. Seperti namanya, restoran keluarga menyasar kepada segmen pelanggan keluarga.
  • Rumah Makan Tradisional. Rumah makan tradisional menawarkan menu yang terbatas, biasanya hanya untuk jenis makanan tertentu dengan cita rasa tradisional atau dengan sedikit sentuhan modern.
  • Restoran Spesialis. Restoran Spesialis mempunyai konsep menawarkan jenis makanan tertentu atau berasal dari tempat tertentu. Termasuk diantara restoran spesialis adalah restoran ramen, restoran korea, restoran jepang, restoran pizza dan pasta, seafood, dan masih banyak lagi. Konsep restoran spesialis biasanya disesuaikan dengan tempat asal masakan atau jenis masakan yang ditawarkan.

Setelah menentukan konsep restoran yang sesuai dengan anda cobalah untuk membayangkan seperti apa suasana restoran yang anda inginkan dan sesuai dengan selera target pasar anda. Setelah itu mulai tuliskan daftar peralatan dan kebutuhan yang anda butuhkan untuk menciptakan suasana tersebut.

 

#3 Berburu Lokasi Restoran Yang Tepat

Setelah menentukan konsep restoran yang cocok dengan target pasar anda langkah selanjutnya dalam memulai bisnis restoran adalah berburu lokasi restoran yang sesuai. Sebagaimana sebelumnya ditekankan oleh Tyson, mempunyai lokasi yang hebat adalah salah satu kunci sukses memulai bisnis restoran.

Mempunyai lokasi yang hebat tidak berarti harus mengeluarkan uang banyak, yang terpenting adalah lokasi tersebut mudah dijangkau dan dalam radius dimana target pasar anda berada.

Jangan mengambil keputusan hanya semata-mata berdasarkan tingkat keramaian sekitar atau harga. Anda perlu membuat perhitungan seberapa besar pelanggan yang dapat anda tarik dari keramaian tersebut dan seberapa besar faktor lokasi berpengaruh terhadap jumlah pelanggan anda. Setelah membuat perhitungan tersebut anda bisa memperkirakan berapa pendapatan yang bisa anda dapatkan secara realistis dan berapa harga sewa yang bisa anda bayar.

 

#4 Desain Restoran Anda

Setelah menemukan lokasi yang menurut anda tepat, langkah selanjutnya dalam memulai bisnis restoran adalah mendesain restoran anda. Desain dari restoran anda akan mempengaruhi potensi keuntungan, kebutuhan modal, suasana  dan kecepatan layanan restoran anda. Dalam membuat desain restoran anda perlu mempertimbangkan kebutuhan tempat untuk meja makan, tempat berjalan, penyimpanan makanan, dapur dan kantor kecil.

Pada umumnya, sebuah restoran menggunakan 45 sampai 65 persen dari ruang restoran untuk area makan dan 35 percent untuk dapur. Sisanya untuk penyimpanan dan ruang kantor.

  • Area makan : Merupakan ruang dimana anda menghasilkan uang untuk restoran anda dan dimana tamu merasakan pengalaman bersantap direstoran anda. Oleh karena itu jangan membuat desain yang sempit dan menyusahkan tamu untuk bergerak. Untuk desain restoran yang baik anda bisa mengunjungi restoran populer di daerah sekitar anda. Tanyakan kepada tamu yang ada bagaimana pendapat mereka terhadap desain dan dekorasi restoran tersebut, apakah ada yang bisa diperbaiki, dan catatlah apa saja yang sudah baik dan apa yang perlu diperbaiki dalam desain restoran.

Konsep restoran anda akan sangat berpengaruh kepada desain area makan anda. Untuk restoran keluarga misalnya membutuhkan area makan yang lebih luas dibandingkan fastfood dengan jumlah kursi yang lebih banyak.

Untuk mengakomodir beberapa grup pelanggan yang berbeda, gunakan meja untuk dua orang yang dapat digabungkan dalam area dimana ruang yang cukup luas. Hal ini memberikan fleksibilitas bagi anda untuk mengakomodir rombongan dalam jumlah besar atau pesta.

  • Area Dapur. Tidak kalah penting dari area makan, area dapur adalah pusat produksi masakan yang anda hidangkan. Terlalu sering, area produksi disebuah restoran didesain secara tidak efisien. Akibatnya pelayanan restoran anda menjadi lebih lama dan mengurangi kepuasan konsumen. Anda perlu memastikan koki dapat mengambil bahan-bahan yang diperlukan hanya dalam beberapa langkah dan cukup luas untuk dua atau lebih koki bergerak dan memasak secara efisien.

#5 Menyusun Menu

Menu anda adalah bagian besar dari restoran Anda. Menu yang anda susun menentukan apa saja yang anda hidangkan. Hal ini menjadi alasan utama tamu datang kembali ke restoran anda.

Disisi lain menu juga menentukan logistik restoran dan keuntungan yang dapat anda peroleh. Menu yang terlalu banyak pilihan mempunyai potensi besarnya kerugian yang anda tanggung akibat stok bahan mentah yang tidak terpakai.

Selain itu anda juga perlu mempertimbangkan keahlian dari koki yang nantinya akan memasak di restoran anda. Jika koki tersebut tidak mempunyai kemampuan yang mumpuni untuk masakan tersebut, jauh lebih baik untuk tidak menawarkan masakan tersebut.

Menu yang baik ditulis secara profesional, bersih, mudah dibaca dan menjelaskan apa saja yang disajikan dalam hidangan tersebut. Untuk mempermudah tamu dalam memilih, sertakan gambar untuk masakan yang menjadi andalan restoran anda.

 

#6 Menulis Rencana Bisnis

Menulis rencana bisnis adalah tahap yang penting dalam langkah memulai bisnis restoran. Menulis rencana bisnis memberikan gambaran yang lebih jelas dan dokumentasi yang terorganisir mengenai konsep restoran, target pasar, kebutuhan modal, pemasaran, sampai kondisi persaingan pasar. Hal-hal tersebut mencegah terjadinya berbagai masalah yang tidak anda inginkan seperti kekurangan modal, kesalahan dalam konsep, target pasar dan tidak adanya target bisnis yang jelas.

Selain manfaat tersebut, menulis rencana bisnis juga merupakan suatu keharusan jika anda membutuhkan pendanaan dari pihak luar seperti Bank, investor pribadi, atau bahkan teman anda sendiri.

Untuk memudahkan anda dalam memulai menulis rencana bisnis, anda dapat melihat contoh rencana bisnis restoran atau mencoba software Liveplan yang akan memandu anda dari setiap langkah menulis rencana bisnis.

Terkait : Panduan Lengkap Membuat Rencana Bisnis

#7 Mencari Pendanaan

Memulai bisnis restoran mustahil dilakukan dengan pendanaan yang tidak mencukupi. Berapa modal yang dibutuhkan untuk memulai restoran bergantung kepada tipe restoran, konsep, menu, perlengkapan dan peralatan yang dibutuhkan bekas atau baru, strategi marketing anda, dan modal operasional yang mencukupi (jumlah uang yang anda butuhkan sampai restoran anda mulai menghasilkan uang yang cukup untuk menutup pengeluaran.

Sangat mudah untuk menghabiskan ratusan juta rupiah untuk membuka restoran anda, tetapi modal yang besar tersebut bukanlah keharusan. Anda dapat menghemat kebutuhan modal dengan membeli peralatan bekas, menyusun menu yang efisien, konsep minimalis, strategi marketing organik dan masih banyak lagi cara lain.

Bahkan jika anda beruntung dan rajin mencari peluang, anda bisa menemukan suatu restoran yang lengkap dengan isinya untuk dijual dengan harga yang murah.

Terlepas dari berapa banyak modal yang Anda butuhkan, anda pasti akan membutuhkan uang tunai untuk memulai bisnis restoran anda. Berikut adalah beberapa saran dari mana anda dapat mencari pendanaan dan modal yang dibutuhkan:

  • Bootstrapping. Bootstrapping adalah opsi pertama anda. Dengan bootstrapping anda menekan kebutuhan modal dan mengandalkan modal dari uang anda pribadi. Sebelum memulai bisnis dengan bootstrapping anda perlu mengumpulkan modal secukupnya sesuai dengan rencana bisnis anda ditambah cadangan modal operasional untuk 6-9 bulan dan biaya hidup pribadi anda selama 6-9 bulan tersebut (jika anda tidak bekerja selain direstoran anda). Selain dengan menabung, anda juga bisa mempercepat proses mengumpulkan uang dengan menjalani #bisnis sampingan atau investasi.

#8 Mengurus Perizinan 

Mengurus perizinan merupakan proses memulai restoran yang kemungkinan besar dilewatkan oleh sebagian besar entrepreneur kuliner pemula dengan modal kecil. Namun, untuk restoran dengan modal yang cukup besar, mempunyai konsep yang matang dan berada dilokasi yang strategis maka perizinan yang dibutuhkan haruslah dilengkapi. Hal ini untuk menghindari permasalahan yang dapat timbul dikemudian hari dengan pihak berwajib yang dapat menggangu operasional restoran anda dan membawa kerugian besar bagi anda.

Perizinan yang harus anda urus dalam membuka restoran secara garis besar terdiri dari:

  • Izin Gangguan (HO) : Anda bisa mengurus izin HO di kelurahan kalau tempat usaha anda luasnya tidak lebih dari 100 meter persegi. Lebih dari itu besar kemungkinan anda harus ke kecamatan atau kantor walikota
  • Dokumen Legalitas Usaha: Akta Pendirian untuk PT/CV/Firma, KTP Direktur untuk PT/CV/Firman, KTP Pemilik (untuk perusahaan perorangan), NPWP Perusahaan (untuk badan) atau Pemilik (untuk perusahaan perorangan).
  • Surat Keterangan Domisili : Dikeluarkan oleh kelurahan setempat.
  • Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) : TDUP dikeluarkan oleh Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di kecamatan lokasi restoran anda nantinya.

 

#9 Mengisi Restoran 

Langkah selanjutnya dalam bagaimana cara memulai bisnis restoran adalah berbelanja perlengkapan dan peralatan yang diperlukan serta mengisi dekorasi lainnya untuk restoran anda. Anda juga perlu mulai merencanakan logistik untuk restoran anda nantinya dan mendapatkan supplier untuk bahan baku masakan yang dibutuhkan dengan harga dan lokasi yang terjangkau.

 

#10 Mencari Karyawan

Salah satu tantangan terbesar dalam bisnis restoran adalah mencari karyawan yang mempunyai keahlian, sikap, disiplin dan etos kerja yang sesuai dengan restoran anda. Karena bagaimanapun juga restoran tidak hanya sekedar tentang masakan tetapi juga pelayan, koki, dan staff pendukung lainnya.

Terdapat beberapa kategori karyawan dalam bisnis restoran seperti manajer, koki, pelayan, pencuci piring, dan kasir. Kebutuhan akan karyawan akan bergantung kepada besarnya restoran anda. Jika anda baru memulai, beberapa tugas mungkin dipegang oleh satu orang.

Jika anda kesulitan mencari orang yang tepat jangan malu untuk meminta bantuan orang lain, terutama kepada kenalan anda yang sudah lama bergelut dalam bisnis restoran. Sebagai aturan dasar dalam merekrut pegawai anda perlu meminta CV yang ditandatangani dan pernyataan bahwa yang disebutkan dalam CV tersebut benar. Anda juga perlu melakukan pengecekan apakah pelamar tersebut pernah berbuat tindakan kriminal atau mewajibkan SKCK dari kepolisian.

 

#11 Marketing dan Promosi

Memulai bisnis restoran membutuhkan marketing dan promosi yang tepat untuk bisa mencapai kesuksesan. Merupakan sebuah kenyataan bahwa sebagian besar orang tidak nyaman untuk mencoba hal yang baru. Restoran dan masakan yang baru termasuk salah satunya.

Untuk mengajak dan menyakinkan orang mau mencoba masakan yang restoran anda tawarkan anda perlu mempunyai strategi marketing dan promosi yang tepat.

Saat ini terdapat berbagai strategi marketing yang bisa anda terapkan secara gratis. Sebagai permulaan anda perlu mendaftarkan restoran anda ke google maps, situs review restoran seperti Zomato, Qraved, Openrice dan e-commerce delivery seperti Go-Food dan Grabfood. Anda juga bisa membuat website restoran anda secara gratis dengan WordPress, Blogger, atau Wix upload foto-foto makanan dan suasana restoran anda, hal tersebut akan membantu calon tamu anda mengenal restoran anda.

Walaupun terdapat beragam strategi marketing, tetapi perlu diakui bahwa promosi mulut ke mulut masih merupakan metode promosi terbaik. Oleh karena itu, seperti saran memulai restoran untuk sukses sebelumnya anda perlu memberikan pengalaman terbaik kepada tamu anda. Berikan makanan pencuci mulut gratis dan lengkapi dengan ucapan terima kasih secara tulus dari anda kepada tamu anda.

 

>

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here