Memulai Bisnis

Rincian Modal Usaha Cuci Motor Sederhana dan Tips Suksesnya

Saat ini motor telah menjadi salah satu pilihan moda transportasi yang paling banyak dipilih oleh masyarakat. Banyak sekali rumah yang minimal punya satu motor, dan banyak juga rumah yang punya 2 atau bahkan 3 motor atau lebih.

Dengan banyaknya motor tersebut, salah satu peluang bisnis yang mempunyai prospek cerah adalah bisnis cuci motor. Cuaca Indonesia yang sering hujan dan berdebu membuat motor menjadi cepat kotor dan harus rutin dicuci untuk menjaga kebersihan motor dengan baik.

Tidak hanya itu, bisnis cuci motor sebenarnya merupakan bisnis yang tidak membutuhkan modal besar dan dapat dilakukan secara sampingan dengan menggunakan sistem bagi hasil. Bahkan bisnis ini dapat dijalankan oleh mahasiswa.

Nah jika anda tertarik dengan usaha bisnis cuci motor, salah satu informasi yang harus anda ketahui sebelum memulai usaha cuci motor adalah berapa modal usaha bisnis cuci motor sederhana yang anda perlukan.

Apakah jumlah kebutuhan modal usaha bisnis cuci motor sederhana tersebut dan potensi pendapatannya sepadan?

Untuk menjawab kedua pertanyaan tersebut, berikut rincian modal usaha bisnis cuci motor sederhana yang dapat menjadi referensi anda.

 

Rincian Modal Usaha Cuci Motor

Modal Awal Usaha Cuci Motor

image credit : pixabay.com
Mesin Steam Cuci Motor + Kanebo Rp. 308.000
Nozzle Snow Wash Rp. 245.000
2 Ember + 2 Lap Micro Fiber Rp. 400.000
Banner Besar Rp. 500.000
Kursi futura 6 pcs Rp. 1.200.000
Meja kasir 1 pcs Rp. 3.000.000
Boots dan sarung tangan 2 pcs Rp. 500.000
Nota Rp. 50.000
Sikat dan spons Rp. 50.000
Shampo motor + Snow Rp. 150.000
Semir ban Rp. 50.000
Biaya pemasaran (flyer/promosi) Rp. 300.000
Renovasi tempat usaha Rp. 5.000.000
Kartu Member Rp. 100.000
Stempel Rp. 50.000
Total Rp. 11.903.000

Modal awal bisnis cuci motor sederhana diatas mengasumsikan anda menggunakan lokasi yang dimiliki sendiri. Pada umumnya bisnis cuci motor sederhana menggunakan lokasi milik sendiri atau keluarga karena kebutuhan tempat akan memakan biaya yang cukup besar. Sehingga menimbulkan risiko yang cukup besar untuk bisnis cuci motor yang dirintis dari nol.

 

Biaya Operasional

Biaya air dan listrik Rp. 600.000
Biaya pegawai/orang 35% dari biaya cuci permotor
Shampo motor + Snow Rp. 500/motor
Semir ban Rp. 300/motor
Biaya pemasaran (flyer/promosi) Rp. 200.000

Biaya operasional diatas menggunakan asumsi usaha cuci motor beroperasi selama 13 jam dari jam 7.00 sampai jam 20.00. Asumsi menggunakan shampo motor harga Rp. 35.000 / 5 liter. Dengan jumlah motor yang dicuci antara 50 motor per liter.

 

Analisa Usaha Cuci Motor

analisa usaha cuci motor sederhana

Asumsikan pada bulan pertama rata-rata motor yang dicuci perhari rata-rata hanya 15 unit. Dengan harga promo Rp. 7.000 yang berlaku untuk bulan pertama maka pada bulan pertama omzet yang diperoleh adalah Rp. 3.150.000 dengan biaya variabel sebesar Rp. 360.000 ditambah Rp. 1.102.500 untuk pegawai dan Rp. 800.000 beban operasional tetap maka laba bersih sebesar Rp. 887.500.

Namun, dengan asumsi pemasaran yang dilakukan berhasil mengenalkan bisnis cuci motor anda dengan baik maka pada bulan kedua rata-rata motor yang dicuci perhari naik menjadi 20 unit. Dengan harga normal yaitu Rp. 10.000 untuk motor kecil maka pada bulan kedua omzetnya dapat mencapai Rp. 6.000.000 dengan biaya variabel Rp. 480.000, ditambah biaya pegawai Rp. 2.800.000 dan beban operasional tetap Rp. 800.000 maka laba bersihnya Rp. 2.620.000.

Kemudian di bulan ketiga dan seterusnya diharapkan rata-rata motor yang dicuci perhari mencapai minimal 30 unit. Dengan demikian omzet minimalnya sebesar Rp. 9.000.000 dengan biaya variabel Rp. 720.000, biaya pegawai Rp. 3.150.000 dan beban operasional Rp. 800.000 maka laba bersihnya sebesar Rp 4.330.000.

Dengan asumsi tersebut maka pemilik akan balik modal sekitar setelah 5 bulan memulai usaha.  Setelah itu investasi yang ditanamkan akan memberikan imbal hasil sebesar Rp. 30.310.000 pada tahun pertama atau setara dengan 180% dan tahun selanjutnya mencapai Rp. 51.960.000 atau setara dengan 310%.

Untuk memaksimalkan keuntungan anda mungkin perlu mengembangkan usaha cuci motor anda dengan membuka atau bermitra dengan barbershop.

 

Tips Sukses Usaha Cuci Motor

1. Lokasi, Lokasi dan Lokasi

Faktor terpenting dalam kesuksesan usaha cuci motor adalah lokasi yang strategis. Sebagai bisnis yang mengandalkan lokasi fisik anda harus memastikan bahwa anda memilih lokasi yang strategis.

Lokasi strategis disini tidak selalu berarti harus berada dipinggir jalan besar yang ramai. Anda bisa memilih jalan yang lebih kecil dan tidak terlalu ramai sepanjang daerah sekitar tersebut mempunyai pusat-pusat kegiatan seperti sekolah, rumah sakit, universitas, atau pasar.

 

2. Perhatikan Kebersihan Tempat Usaha

Kebersihan tempat usaha sangat penting agar suatu usaha cuci motor bisa sukses. Hal tersebut karena, tujuan utama pelanggan datang ke tempat anda tentu ingin menjaga kebersihan motor mereka.

Jika anda tidak bisa menjaga kebersihan tempat usaha cuci motor anda, secara tidak langsung anda memberikan kesan bahwa anda sendiri bahkan tidak memperhatikan kebersihan tempat usaha anda, bagaimana bisa anda memperhatikan kebersihan motor pelanggan anda.

 

3. Pupuk Loyalitas Pelanggan

Memastikan seorang pelanggan kembali lagi dikemudian hari untuk mencuci motornya ditempat anda merupakan kunci sukses usaha cuci motor.

Anda tidak bisa mempunyai usaha cuci motor yang bertahan lama jika hanya sedikit pelanggan yang kembali mencuci motornya ditempat anda.

Penting sekali untuk mempupuk loyalitas pelanggan. Bagaimana caranya? anda bisa memberikan minuman ringan gratis seperti teh atau kopi sachet untuk pelanggan anda dan berikan kepada mereka dengan senyuman.

Anda juga bisa memberikan program promo cuci gratis untuk setiap 5 kali cuci, atau membuat program member yang memberikan jumlah cuci motor tertentu dalam sebulan untuk biaya tetap.

 

4. Investasikan Keuntungan

Setelah bisnis usaha cuci motor anda cukup ramai dan menghasilkan uang, anda dapat menikmati hasil dari kerja keras anda dan mengambil keuntungan dari usaha cuci motor anda.

Namun jangan lupa untuk tetap menginvestasikan sebagian keuntungan kembali ke bisnis anda. Anda mungkin perlu meningkatkan kenyamanan tempat tunggu pelanggan, atau membeli peralatan yang dapat memangkas waktu cuci.

Dengan berinvestasi di hal-hal tersebut, bisnis anda akan lebih terjamin kesuksesannya dalam jangka panjang karena anda terus meningkatkan nilai yang dapat anda berikan kepada pelanggan dan pelanggan tidak akan berpaling ke saingan anda.

Advertisement
Firman Azra

Firman adalah seorang internet entrepreneur,investor keuangan dan konsultan hukum. Mempunyai pengalaman dan pengetahuan yang luas dalam wirausaha, bisnis, usaha kecil dan menengah, entrepreneurship dan manajemen keuangan.

View Comments

  • Impian sejak dulu memang ingin punya tempat cucian motor. Terimakasih banyak atas informasi yang diberikan ya min. I'm happy with that thanks

Share
Published by
Firman Azra

Recent Posts

Modal Usaha Bubur Ayam: Rincian Biaya dan Analisis Keuntungan

Modal Usaha Bubur Ayam: Rincian Biaya dan Analisis Keuntungan Apa saja rincian modal usaha bubur…

3 minggu ago

5 Strategi Menghadapi Persaingan Usaha Yang Ampuh

Apa strategi menghadapi persaingan usaha yang ampuh? Bukan rahasia lagi jika sebagian besar bisnis mengalami…

3 minggu ago

5 Software Aplikasi Kasir Warkop dan Cafe Gratis Terbaik

Mengelola warkop atau cafe mempunyai berbagai tantangan. Mengelola persediaan barang dan pencatatan keuangan yang baik…

4 minggu ago

6 Pengertian Kewirausahaan Menurut Ahli dan Contohnya

Kewirausahaan sering disebut-sebut sebagai aspek penting dalam ekonomi. Pentingnya kewirausahaan tersebut tercermin dari perhatian pemerintah…

1 bulan ago

Modal Usaha Frozen Food: Rincian, Analisis dan Kelemahannya

Berapa modal usaha frozen food? bagaimana keuntungan bisnis frozen food dan apa kelemahan bisnis frozen…

1 bulan ago

10 Usaha Sampingan Di Rumah Yang Mudah

Usaha sampingan di rumah merupakan salah satu cara untuk menghasilkan penghasilan tambahan di saat pengeluaran…

1 bulan ago