wirausaha adalah, definisi wirausaha, pengertian wirausaha
wirausaha adalah - definisi wirausaha menurut ahli

Apa Definisi dan Pengertian Wirausaha? Wirausaha atau wiraswata saat ini mendapatkan perhatian yang lebih besar dan dipandang mempunyai peran penting dalam pengembangan dan kesejahteraan ekonomi. Di era modern mayoritas ekonom percaya bahwa wirausaha adalah aktivitas yang sentral dalam penciptaan nilai dan inovasi.

Definisi Wirausaha Secara Etimologi

Konsep wirausaha telah ada sejak lama pengertian dan definisi wirausaha tidaklah statis dan telah berubah seiring dengan perkembangan zaman. Secara etimologi pengertian wirausaha adalah terdiri dari kata “wira” yang artinya “berani” atau “pahlawan” dan usaha. Sehingga wirausaha dapat diartikan sebagai mereka yang berani berusaha sendiri. Begitu juga dengan wiraswasta yang dapat diartikan sebagai berani bekerja sendiri.

Melihat arti lain wira yang berarti “pahlawan” sebenarnya menindikasikan bahwa wirausaha merupakan pahlawan dalam bidang ekonomi karena wirausaha sangat penting dalam membuka lapangan kerja, memberikan penghidupan serta untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

Pengertian Wirausaha Menurut Ahli

Para ahli mempunyai definisi wirausaha yang berbeda-beda sesuai dengan perkembangan zaman dan teori yang sedang berkembang saat itu. Richard Cantillon ekonom dan penulis Irlandia-Prancis yang hidup pada 1680-1734 merupakan salah satu ahli yang menuliskan tentang definisi “entrepreneurship” atau “kewirausahaan” pada tahap klasik.

Richard Cantillon mendefinisikan wirausaha sebagai kegiatan dan aktivitas yang menanggung, menghadapi risiko serta ketidakpastian dengan melakukan usaha untuk mendapatkan keuntungan dari risiko dan ketidakpastian tersebut.

Cantillon mengggambarkan wirausahawan dengan para profesional yang membayar berbagai biaya, mempekerjakan karyawan untuk membuat produk dan untuk menjualnya di pasar. Wirausahawan tidak selalu mendapatkan keungungan dari seluruh kegiatan tersebut karena tidak dapat diprediksinya reaksi dan kondisi pasar.

Terkadang, wirausahawan dapat menginvestasikan banyak uang untuk produk yang bahkan tidak dapat dijual. Dalam hal ini, wirausahawan tersebut akan kehilangan semua investasi yang telah dikeluarkan. Ketidakpastian perilaku dan tanggapan konsumen terhadap kualitas dan harga produk kami adalah apa yang akan digolongkan oleh Richard Cantillon sebagai risiko.

Berdeda dengan Cantillon yang menekankan karakteristik wirausaha dengan para pemberani yang menanggung risiko dalam bisnis, Joseph Schumpeter ekonom ternama abad ke 20 memformulasikan pengertian wirausaha sebagai inovator dan pendobrak status quo.

Menurut Joseph Schumpeter wirausaha adalah kegiatan yang mengubah dan membawa inovasi dalam siklus bisnis yang mana tanpa adanya wirausaha akan terjadi stagnasi dan kemandekan. Schumpeter mengaitkan wirausaha dengan proses “creative descruction” atau “penghancuran kreatif” yang merupakan konsekuensi dari upaya wirausaha yang mengganggu keseimbangan ekonomi dan perusahaan, akhirnya mengarah pada munculnya industri baru dan redundansi yang lebih lama.

Definisi Wirausaha Menurut Ahli Modern

Di era modern Frank H Knight mengembangkan pengertian wirausaha dari Cantillon dengan menguraikan faktor risiko dan laba dalam kewirausahawan. Menurut Frank Knight wirausaha tidak hanya sekedar kegiatan berbisnis dengan menanggung risiko untuk mendapatkan keuntungan. Menurutnya, wirausaha merupakan kombinasi keberanian untuk menanggung risiko untuk mendapatkan keuntungan yang sulit diprediksi dan kemampuan untuk melihat suatu peluang akan potensi serta risiko yang dihadapi.

 

Peran Wirausaha Dalam Ekonomi

Salah satu peran utama kewirausahaan adalah kontribusi wirausaha dalam pertumbuhan dan pertumbuhan ekonomi. Wirausaha dan pertumbuhan ekonomi memiliki hubungan yang erat satu sama lain.  Dimana tingkat kegiatan kewirausahaan yang tinggi mempunyai korelasi positif dengan peningkatan ekonomi.

Selain itu kegiatan wirausaha juga berkaitan erat dengan penciptaan lapangan kerja. Wirausahawan skala mikro, kecil dan menengah atau UMKM di Indonesia misalnya menyerap 97% angkatan kerja dan mempekerjakan lebih dari 100 juta orang. Wirausaha juga mempunyai peran penting dalam penciptaan berbagai inovasi, banyak inovasi baru yang muncul dari kegiatan wirausaha, misalnya Go-jek yang telah mengubah cara orang dalam berpindah dari satu tempat ke tempat lain dan untuk memindahkan suatu barang dari satu tempat ke tempat lain.

Please follow and like us:

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here