Beranda Strategi 9 Tips Usaha Kuliner Untuk Pemula Yang Ingin Sukses

9 Tips Usaha Kuliner Untuk Pemula Yang Ingin Sukses

35
0
tips usaha kuliner untuk pemula, tips bisn
image credit : pexels.com

Masyarakat Indonesia sangat gemar makan dan minum. Karakteristik tersebut terlihat dari pertumbuhan bisnis kuliner yang rata-rata mencapai 7 sampai 14 persen per tahun dalam lima tahun terakhir. Jauh diatas pertumbuhan rata-rata ekonomi keseluruhan yang hanya mencapai 5 persen.

Usaha kuliner memang mempunyai keuntungan yang menggiurkan. Margin kotor usaha kuliner dapat berkisar antara 50-80% dan margin laba bersih dapat mencapai 20-30% dari omzet. Selain itu sektor usaha kuliner sangat kaya dengan kisah sukses pengusaha muda yang merintis bisnis mereka dari nol di bisnis kuliner.

Nah jika kamu termasuk salah satu orang yang mempunyai cita-cita untuk memiliki bisnis kuliner sendiri, sebelum memulai kamu harus mengetahui 9 tips sukses usaha kuliner untuk pemula sebagai berikut.

 

1. Uji Rasa Menu Andalan Anda

Menu andalan yang disajikan oleh usaha anda adalah salah satu ujung tombak penentu kesuksesan usaha kuliner yang akan anda rintis.

Oleh karena itu menguji apakah rasa menu andalan anda sudah cukup enak atau belum menjadi sangat penting. Lakukan pengujian rasa menu andalan anda dengan menawarkannya kepada 20-30 teman anda atau tetangga anda.

Mintalah mereka memberikan pendapat yang sejujur-jujurnya, dan apakah mereka mau membeli jika kamu menjadikannya usaha kuliner.

 

2. Tes Pasar

Tips sukses usaha kuliner untuk pemula yang kedua adalah, lakukan tes pasar. Selain melakukan tes rasa, tes pasar juga merupakan hal yang penting.

Walaupun rasa makanan yang akan anda tawarkan enak tetapi tidak ada yang mau membeli tentu akan percuma. Usaha kuliner yang sukses harus dapat diterima pasar dengan baik.

Penerimaan pasar terhadap usaha kuliner dipengaruhi beberapa faktor seperti harga, konsep, dan jenis makanan yang ditawarkan.

Berbeda dengan uji rasa yang tidak mengenakan biaya kepada penguji, pada tes pasar anda sudah mengenakan 70-80% harga untuk melihat apakah pasar akan menerima menu andalan anda dengan harga tersebut.

 

3. Buat Rencana Bisnis

Banyak pengusaha pemula yang memutuskan untuk memulai usaha kuliner tanpa membuat rencana bisnis. Dalam beberapa kasus mereka dapat mencapai kesuksesan, tetapi jauh lebih banyak yang gagal.

Jika franchise besar seperti Mc Donald atau KFC saja mempunyai rencana bisnis sebelum membuka gerai baru maka tentu usaha kuliner yang baru juga harus mempunyai rencana bisnis terlebih dahulu.

Rencana bisnis memberikan beberapa manfaat. Salah satunya memberikan gambaran yang lebih tepat dan detail mengenai kebutuhan modal awal, biaya operasional, biaya marketing, dan biaya-biaya lain yang dibutuhkan.

Pengetahuan tersebut sangat penting agar anda tidak memulai usaha dengan modal yang kurang dan dapat bertahan di masa-masa awal yang sulit.

Terkait : Panduan Membuat Rencana Bisnis Untuk Pemula

 

4. Kumpulkan Modal Awal Yang Cukup

Tips memulai usaha kuliner untuk pemula yang berikutnya adalah, kumpulkan modal awal yang cukup.

Semua bisnis membutuhkan modal yang cukup untuk sukses. Namun, pertanyaannya apa yang dimaksud dari modal yang cukup? seberapa banyak yang dibutuhkan agar dapat dibilang cukup?

Modal yang cukup disini adalah modal awal ditambah biaya operasional dan biaya pemasaran selama 6 bulan. Jika usaha kuliner anda menjadi pemasukan utama satu-satunya maka modal yang dibutuhkan dapat lebih besar. Tambahan modal dibutuhkan untuk membiayai pengeluaran pribadi anda selama periode 6 bulan tersebut.

Dalam waktu 6 bulan usaha kuliner yang sukses umumnya sudah dapat menutup biaya operasional dari pendapatannya sendiri. Dan jika belum, maka ada “permasalahan” yang perlu diperbaiki diusaha kuliner anda.

 

5. Pilih Lokasi Dengan Cermat

Lokasi,lokasi dan lokasi disebut sebagai 3 hal penting yang perlu dijadikan pertimbangkan dalam memilih tempat usaha kuliner.

Kata-kata tersebut tidak berlebihan jika mengingat calon pelanggan anda saat baru memulai kemungkinan besar hanya sebatas jumlah orang yang lewat di depan tempat usaha kuliner anda.

Tentu anda juga harus memilih lokasi yang sesuai dengan anggaran yang anda miliki. Hal itu mungkin tidak mudah, tetapi anda mungkin dapat mengatasinya dengan berbagi ruang dengan usaha lain atau membuat kesepakatan dengan pemilik lokasi.

 

6. Giatkan Marketing

Usaha kuliner yang baru dirintis tidak dikenal oleh calon pelanggan anda, dan umumnya sulit untuk meyakinkan orang untuk mencoba sesuatu yang tidak mereka kenal.

Tidak hanya itu, cukup banyak orang yang hanya mau makan dari tempat yang itu-itu saja karena kebiasaan mereka dan keengganan mereka untuk mencoba yang baru.

Dengan faktor-faktor tersebut usaha kuliner yang baru tidak bisa berharap pelanggan akan datang dengan sendirinya. Anda perlu melakukan marketing dengan cerdas, giat, kreatif, dan konsisten.

Umumnya hal ini dilakukan dengan memberikan promosi pembukaan selama beberapa waktu untuk memberi insentif bagi calon pelanggan anda untuk mencoba menu yang anda sajikan.

Selain itu anda juga harus memanfaatkan social media dengan efektif untuk memaksimalkan usaha marketing anda.

 

7. Ketahui Harga Bahan dan Dapatkan Supplier

Dalam usaha kuliner, bahan mentah mempunyai pengaruh yang cukup besar. Kualitas bahan mentah berpengaruh kepada konsistensi dan kualitas rasa dari menu yang anda sajikan. Selain itu, harga bahan mentah juga menjadi salah satu komponen biaya operasional.

Anda harus mengetahui berapa harga bahan yang dibutuhkan untuk membuat menu yang anda tawarkan sehingga anda dapat mengontrol keuangan usaha anda dengan baik.

Untuk mengatasi kedua hal tersebut salah satu solusinya adalah mencari supplier langsung untuk mendapatkan harga terbaik dengan kualitas yang sesuai dengan kebutuhan anda.

 

8. Berikan Pelayan Terbaik 

Usaha kuliner adalah usaha yang mempunyai persaingan ketat. Rasa dan harga yang lebih unggul dapat hancur karena pelayanan yang buruk. Karena makanan yang enak dengan harga yang wajar akan terasa mahal jika anda memberikan pelayanan yang buruk.

Sedangkan disisi lain usaha kuliner membutuhkan banyak pelanggan setia yang berkali-kali mampir ke usaha anda untuk bisa bertahan.
Tanpa adanya pelanggan setia dalam jumlah yang cukup akan sulit bagi anda untuk dapat mempertahankan usaha kuliner anda dalam jangka waktu yang panjang.

Oleh karena itu jangan pernah lupa untuk selalu memberikan pelayanan terbaik. Usahakan untuk menghidangkan makanan secepat mungkin kepelanggan anda, pastikan makanan tersebut sudah hangat/dingin (bergantung jenis makanannya), higienis, dan menjawab panggilan pelanggan dengan baik.

 

9. Kontrol Pengeluaran 

Tips usaha kuliner untuk pemula yang terakhir adalah, selalu kontrol pengeluaran  anda dengan baik.

Mengontrol pengeluaran penting untuk memastikan bisnis anda menghasilkan keuntungan. Pengeluaran yang tidak terkontrol akan dengan mudah menghabiskan laba bersih hasil jerih payah anda dan karyawan anda. Selain itu, mengontrol pengeluaran juga penting untuk mencegah terjadi penyelewengan oleh karyawan anda.

Hal ini sangat penting juga untuk usaha kuliner yang telah melewati 6 bulan pertama dan mulai bertumbuh dengan pesat. Peningkatan pendapatan setelah masa tersebut kemudian tidak dimanfaatkan untuk membangun cadangan dana yang kuat guna berjaga-jaga terjadinya penurunan pendapatan dalam beberapa bulan setelahnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here