Apakah anda sedang memikirkan prospek untuk memulai usaha pakaian dan membutuhkan rincian modal usaha pakaian untuk referensi anda? Jika ya, anda berada ditempat yang tepat. Disini kami akan membagikan contoh rincian modal usaha pakaian untuk anda.

Bisnis pakaian merupakan salah satu usaha yang dinamis dan memberikan peluang yang cukup lebar kepada pengusaha pemula untuk berkembang. Hal tersebut terlihat dari cukup banyak pengusaha pemula yang kemudian besar dengan bisnis pakaian.

Disisi lain bisnis pakaian termasuk salah satu bisnis dengan tingkat persaingan yang sangat tinggi. Selain itu banyak yang beranggapan bahwa usaha pakaian membutuhkan modal yang relatif tinggi karena diperlukan persediaan barang untuk dijual dalam jumlah yang besar.

Anggapan tersebut tidaklah sepenuhnya benar karena jika dilakukan dengan cermat dan tepat usaha pakaian dapat dimulai dengan modal yang terjangkau. Untuk memulai dapat memulai usaha pakaian dengan modal yang terjangkau tersebut berikut ini langkah-langkah yang diperlukan sebelum menyusun rincian modal usaha pakaian online dan toko offline anda sendiri.

Cara Menyusun Rincian Modal Usaha Pakaian

Seperti bisnis lain pada umumnya, penyusunan rincian modal usaha pakaian dimulai dengan membuat perencanaan yang cermat mengenai bisnis yang akan dimulai.

Perencanaan yang tepat dapat dilakukan dengan mengumpulkan informasi yang diperlukan yang dapat menjawab beberapa masalah kunci sebagai berikut:

Siapa Target Pasar Usaha Anda?

Mempunyai pasar yang mendukung perkembangan usaha merupakan pondasi terpenting dari setiap usaha. Produk yang bagus dengan harga yang murah tidak akan laku jika tidak terdapat pasar untuk produk tersebut.

Target pasar umumnya mempunyai karakteristik yang berbeda-beda. Misalnya karakteristik pasar pakaian perempuan muda 18-25 tahun kelas menengah bawah mempunyai perbedaan yang cukup signifikan dibandingkan pasar pakaian perempuan paruh baya kelas menengah atas.

Perbedaan karakteristik tersebut mempengaruhi kebutuhan modal usaha pakaian anda karena adanya perbedaan preferensi bahan, model serta harga pada setiap pasar.

Oleh karena itu dalam menyusun rincian modal usaha pakaian pertama-tama harus ditentukan terlebih dahulu siapa target pasar utama bisnis pakaian anda.

Dalam menentukan target pasar usaha anda harus melakukan riset terlebih dahulu dan menghimpun informasi sejauh mana pengetahuan anda di target pasar tersebut.

Dimana Lokasi Usaha Anda?

Masalah kedua yang sangat berpengaruh pada kebutuhan modal usaha pakaian anda adalah lokasi dimana anda nantinya memulai usaha. Hal ini sangat relevan khususnya jika anda berencana untuk memulai usaha dengan konsep toko fisik atau toko offline.

Berbeda halnya dengan toko fisik yang lokasi usaha sangat mempengaruhi biaya memulai usaha, pengaruh lokasi pada usaha online tidak begitu besar. Namun lokasi juga dapat mempengaruhi usaha online jika anda saat ini berlokasi diluar kota-kota besar di Jawa.

Seperti Apa Konsep Usaha Anda?

Masalah ketiga yang perlu anda selesaikan dalam menyusun rincian modal usaha pakaian anda adalah menentukan seperti apa konsep usaha anda.

Menentukan konsep usaha juga mempunyai pengaruh yang besar dalam kebutuhan modal usaha karena anda membutuhkan berbagai perlengkapan dan juga renovasi tempat usaha agar sesuai dengan konsep yang anda usung.

Sponsored

Namun jika anda memutuskan untuk berbisnis secara online konsep usaha mungkin tidak terlalu berpengaruh terhadap modal yang dibutuhkan dalam memulai usaha.

Pastikan anda memilih konsep usaha yang sesuai dengan target pasar anda. Rangkai sebuah cerita terkait dengan visi dan misi bisnis anda yang dapat memikat target pasar anda.

1. Contoh Rincian Modal Usaha Pakaian Online

rincian modal usaha pakaian online
rincian modal usaha pakaian online (credit: pexels.com)

Setelah menjawab ketiga masalah diatas, sekarang saatnya untuk melakukan perencanaan modal usaha pakaian anda. Dalam contoh rincian modal usaha pakaian online yang pertama ini kita mengasumsikan bisnis yang dimulai adalah berkonsep penjualan online, dengan target pasar pakaian perempuan usia 18-25 tahun kelas menengah.

A. Modal Perlengkapan Usaha Pakaian Online 

  • Handphone untuk bisnis online: Rp. 2.500.000
  • Manekin setengah badan 1 pcs: Rp. 100.000
  • Manekin kaki perempuan 1 pcs: Rp. 150.000
  • Plastik OPP (ukuran menyesuaikan stok): Rp. 200.000
  • Jurnal Pembukuan, Nota, ATK: Rp. 200.000
  • Gawang Display Baju 1 Pcs: Rp. 200.000
  • Setrikaan: Rp. 150.000
  • Kain backdrop untuk foto: Rp. 150.000

B. Modal Persediaan Barang

Modal persediaan barang sepatutnya menyesuaikan dengan kemampuan anda, namun pada umumnya untuk persediaan awal untuk barang diperlukan setidaknya Rp. 3.000.000 untuk dapat menawarkan baju dengan variasi yang cukup banyak dan dengan ukuran yang lengkap untuk suatu target pasar yang anda pilih.

Sebagai contoh dengan asumsi anda memulai usaha pakaian online untuk segmen pasar perempuan muda usia 18-25 tahun maka persediaan barang yang butuhkan antara lain:

a. Atasan/Blouse: Rp. 1.000.000

b. Kaos: Rp. 500.000

c. Celana/Rok: Rp. 1.000.000

d. Piyama/Set Baju Tidur: Rp. 500.000

Jumlah persediaan dapat menyesuaikan tergantung dengan segmen pasar anda. Dalam berbelanja persediaan barang pastikan untuk memilih model serta bahan yang sesuai dengan selera segmen pasar target anda, hindari untuk memilih barang semata-mata karena harganya murah.

Jika anda memilih barang hanya karena harganya murah ada kemungkinan yang cukup tinggi barang yang anda pilih tidak sesuai dengan selera segmen pasar anda, sehingga anda akan sulit untuk menjual barang anda meskipun harganya terbilang murah.

2. Contoh Rincian Modal Usaha Pakaian Offline

rincian modal usaha pakaian offline
image credit: pexels.com

Untuk contoh rincian modal usaha pakaian offline disini kita berasumsi bahwa target pasar anda adalah pria usia dewasa muda 18-30 tahun kelas menengah dengan lokasi di Ciputat Timur. Sedangkan konsepnya adalah toko distro anak muda kasual yang sesuai dengan pekerja kreatif, mahasiswa dan profesional muda.

A. Modal Perlengkapan Usaha Pakaian Offline

  • Renovasi toko 3×4: Rp. 10.000.000
  • Rak Almari  : Rp 20.000.000
  • Dekorasi : Rp. 1.000.000
  • Hanger : Rp 1.000.000
  • Manequin : Rp 800.000
  • Meja dan Kursi Kasir : Rp 500.000
  • Speaker Musik  : Rp 300.000
  • Plang Toko Akrilik: Rp 500.000
  • Printer Thermal (untuk barcode/struk): Rp. 1.000.000
  • Paket PC + Monitor (untuk kasir dan software toko): Rp. 2.000.000
  • Software Toko iPos 5: Rp.700.000

Total: Rp. 37.800.000

B. Modal Operasional 

  • Sewa kios setahun                                  : Rp 18.00.000
  • Telepon, listrik, dan sebagainya (3 bulan) : Rp 1.500.000
  • Biaya Promosi (Google Ads/Facebook Ads): Rp. 1.000.000

Total: Rp. 20.500.000 

C. Modal Persediaan Barang

Berbeda dengan toko pakaian online yang kebutuhan modal persediaan barang dapat menyesuaikan dengan luas kios anda dan target pasar anda. Selain itu jumlah persediaan barang juga perlu menyesuaikan dengan tingkat perputaran barang yang diperlukan untuk mendapatkan keuntungan.

Dalam skenario contoh rincian modal usaha pakaian offline ini anda mempunyai biaya operasional setiap bulan setidaknya sekitar Rp. 2.000.000 yang terdiri dari Rp. 1.500.000 sewa tempat dan Rp. 500.000 listrik.

Sehingga agar anda setidaknya dapat mengcover pengeluaran operasional + biaya kehidupan anda sehari-hari (asumsikan biaya kehidupan anda Rp. 3.000.000 perbulan) maka diperlukan setidaknya keuntungan sebesar Rp. 5.000.000 perbulan.

Dengan asumsi margin kotor bisnis pakaian pada umumnya sebesar 30% dari omzet maka diperlukan omzet sebesar Rp. 17.000.000 perbulan untuk mencapai tingkat keuntungan tersebut.

Dalam bisnis pakaian tingkat perputaran persediaan yang ideal adalah antara 2-4, sehingga dalam persediaan yang anda perlukan dalam sebulan setidaknya adalah sekitar Rp. 17.000.000 : 3 = Rp. 5.666.666. Namun perlu diingat bahwa angka tersebut adalah angka minimum persediaan untuk bisa menutupi kebutuhan operasional saja, sehingga diperlukan tingkat persediaan yang lebih tinggi jika anda ingin memperoleh keuntungan yang lebih tinggi.

 

Penutup

Seperti yang dapat anda lihat bahwa kebutuhan modal usaha pakaian untuk toko offline dan toko online mempunyai perbedaan yang cukup jauh. Melihat besarnya perbedaan kebutuhan modal tersebut bisnis toko pakaian offline dapat menjadi pilihan yang lebih tepat jika anda termasuk pebisnis pemula yang belum mempunyai pengalaman dalam melihat lokasi usaha yang ideal.

Namun disisi lain usaha pakaian offline dapat memberikan potensi keuntungan yang lebih tinggi karena dengan konsep serta lokasi yang tepat anda dapat menjual pakaian dengan harga yang menguntungkan tanpa ancaman yang serius dari pesaing, berbeda halnya dengan bisnis pakaian online yang sangat rawan dengan persaingan.

Advertisement
Sponsored

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here