Beranda Memulai Bisnis Bagaimana Memilih Waralaba Yang Menguntungkan

Bagaimana Memilih Waralaba Yang Menguntungkan

455
0
BERBAGI
memulai bisnis waralaba, memilih waralaba yang menguntungkan, cara memilih waralaba
image credit : stocksnap.io

Bagi kebanyakan orang, memulai bisnis bukan sebuah perkara mudah. Banyak hal-hal yang harus diketahui dan pelajari untuk menjalankan sebuah bisnis yang menguntungkan. Suatu bisnis kuliner contohnya tidak saja harus memikirkan cita rasa masakan atau menu yang ditawarkan tetapi juga perlu memikirkan masalah logistik bahan baku, pemasaran, pemilihan lokasi sampai pembuatan konsep gerai yang sesuai dengan target pasar. Semua pekerjaan tersebut seringkali berujung kepada kebingungan seorang pebisnis pemula dan mengambil keputusan yang salah.

Oleh karena itu bagi seorang entrepreneur pemula, bisnis waralaba adalah salah satu solusi untuk mempermudah memulai suatu bisnis. Selain itu dengan janji dukungan pemasaran dari pemberi waralaba, seorang entrepreneur pemula dapat melakukan pemasaran secara lebih efektif. Tetapi dengan banyaknya pilihan waralaba yang ada dipasaran, memilih waralaba yang menguntungkan dapat dengan cepat berubah menjadi kebingungan.

Seperti halnya kebingungan yang menimpa pebisnis pemula berakibat pada kerugian dan kesalahan pengambilan keputusan, kebingungan pencari waralaba pemula dapat menimbulkan kerugian. Untuk mencegah hal tersebut patut kiranya kamu mengambil keputusan dalam memilih waralaba yang menguntungkan dan tepat dengan melalui tahapan-tahapan yang diperlukan untuk memastikan apakah kamu telah mengambil keputusan yang tepat.

 

#1 Memilih Waralaba Yang Menguntungkan : Evaluasi Diri  

evaluasi diri dalam bisnis, mengetahui diri untuk berbisnis
evaluasi diri kamu sebelum memilih waralaba | image credit : pexels.com

Sebelum kamu memilih waralaba yang menguntungkan, kamu harus mengetahui terlebih lebih dalam mengenai diri kamu sendiri. Terdapat beberapa hal yang penting untuk kamu ketahui mengenai diri sendiri sebelum memilih waralaba yaitu sebagai berikut:

Apa tujuan kamu memulai bisnis waralaba?

Setiap orang mempunyai kondisi dan tujuan yang berbeda-beda, hal tersebut tentu berpengaruh dan patut diperhitungkan dalam bagaimana memilih waralaba yang menguntungkan bagi anda.

Tanyakan kepada diri anda sendiri dan jawablah secara jujur apa motivasi dan tujuan kamu dalam memulai bisnis waralaba? apakah untuk mendapatkan penghasilan sampingan? atau untuk mewujudkan aspirasi kamu membangun sebuah bisnis yang besar sebagai entrepreneur? apakah kamu ingin menghasilkan uang dari hobi kamu? Menjawab pertanyaan ini sangatlah penting karena tidak semua bisnis waralaba bisa membawa kamu kepada tujuan kamu.

 

Apa minat dan keahlian kamu?

Memulai bisnis waralaba tidak jauh berbeda dengan memulai bisnis, terdapat tantangan dan hambatan yang kamu temukan. Mencari pegawai yang tepat, mengatur keuangan, mengatur logistik bahan baku, sampai memecat pegawai adalah salah satu dari masalah yang pasti kamu temukan.

Jauh lebih mudah menghadapi masalah dan menemukan solusinya jika kamu mempunyai minat dan keahlian yang sesuai. Bayangkan jika kamu seorang yang gaptek dan diharuskan untuk memperbaiki website toko online kamu, pasti akan jauh lebih sulit dibandingkan jika kamu mahir dalam masalah teknologi.

 

Berapa banyak uang yang dapat kamu investasikan?

Biaya untuk memulai bisnis waralaba sangat bervariasi, bahkan untuk jenis produk yang sejenis harganya bisa jauh berbeda. Perbedaan harga tersebut bukan berarti yang mempunyai harga murah lebih cocok untuk kamu pilih dibandingkan dengan harga yang mahal. Pertimbangan utama kamu haruslah nilai yang diberikan dari waralaba tersebut, berapa besar risikonya dan berapa besar tingkat pengembalian dari waralaba tersebut.

Selain biaya memulai bisnis waralaba kamu juga harus memperhitungkan berapa besar biaya karyawan dan sewa tempat untuk 6 bulan pertama. Hitung biaya karyawan dan sewa tempat tersebut juga dalam perhitungan biaya investasi, karena seperti bisnis lain bisnis waralaba membutuhkan waktu untuk benar-benar menguntungkan.

 

Berapa besar waktu dan komitmen yang bisa kamu berikan ke bisnis waralaba tersebut?

Banyaknya waktu dan komitmen yang dapat kamu berikan ke bisnis waralaba harus kamu perhitungkan dalam memilih waralaba yang tepat. Jika waralaba tersebut mempunyai sistem yang cukup kompleks seperti restoran dengan menu yang beragam maka kamu tidak mungkin hanya meluangkan waktu di akhir pekan untuk mengontrol bisnis tersebut. Jika waktu yang dapat kamu berikan relatif sedikit maka akan lebih baik untuk memilih bisnis franchise berbasis jasa atau produk yang sederhana.

 

#2 Memilih Waralaba Yang Menguntungkan : Menentukan Bidang Usaha

evaluasi bisnis
tentukan bidang usaha yang tepat | image credit : stocksnap.io

Setelah mengetahui jawaban dari pertanyaan-pertanyaan diatas dan mengetahui lebih dalam tentang alasan dibalik berbisnis waralaba, sekarang saatnya untuk mulai mempersempit pilihan waralaba untuk kamu.

Tentukan bidang usaha yang sesuai dengan minat kamu terhadap bidang usaha tersebut. Pilihlah bidang usaha yang sudah kamu ketahui dengan baik dan senang kamu jalankan. Pada tahap menentukan bidang usaha ini kamu jangan dulu melihat profil dari tiap-tiap perusahaan, persempit dulu bidang usaha yang dapat menjadi pilihan, belilah majalah mengenai franchise dan waralaba dan coretlah bidang usaha yang tidak cocok dengan kamu.

Setelah menentukan beberapa bidang usaha yang menurut kamu patut dipertimbangkan barulah mulai melihat sub-kategori atau konsep dari bidang usaha tersebut. Dalam menentukan pilihan bidang usaha yang paling penting adalah membuat keputusan berdasarkan logika, tanyakan kepada diri kamu kenapa kamu menganggap bidang usaha tersebut cocok, dan apakah alasannya dapat diterima oleh logika.

Misalnya, kamu mengetahui bahwa jumlah pemilik binatang peliharaan di lingkungan calon tempat usaha kamu sedikit maka sebagai seorang entrepreneur yang bijak kamu harus bisa memutuskan untuk tidak membuka usaha pet shop walaupun kamu sangat suka dengan binatang peliharaan.

 

#3 Memilih Waralaba Yang Menguntungkan : Memilih Merek Waralaba 

bisnis cafe, memilih waralaba yang menguntungkan
sukses waralaba ditentukan dengan memilih merek waralaba yang tepat | image credit : stocksnap.io

Pada tahap ini kamu telah mengetahui bidang usaha apa yang patut kamu pertimbangkan. Selanjutnya kamu perlu mempersempit merek waralaba tertentu yang dapat kamu pertimbangkan. Untuk mempermudah dalam menentukan merek warabala yang tepat kamu perlu melihat karakteristik sebagai berikut:

  • Dukungan Dari Pemberi Waralaba : membeli sebuah bisnis  waralaba adalah membeli sebuah bisnis dengan konsep dan model bisnis yang sudah terbukti dan stabil. Oleh karena itu dukungan yang diberikan oleh pemberi waralaba sangatlah penting, karena yang menentukan sukses atau tidaknya suatu bisnis bukan saja disaat bisnis tersebut dimulai tetapi juga saat bisnis itu dijalankan dan berkembang.
  • Pengalaman Pemberi Waralaba : pengalaman dalam suatu industri seringkali sangat membantu dalam mengambil keputusan dan memastikan suatu waralaba tetap relevan dengan perkembangan zaman. Pastikan berapa lama pemberi waralaba terjun dalam bisnis tersebut.
  • Rekam Jejak Pemberi Waralaba : kamu pasti tidak ingin terjebak dengan pemberi waralaba yang mempunyai sejarah yang buruk. Oleh karena itu pastikan bagaimana reputasi merek dari pemberi waralaba, apakah perusahaan pemberi waralaba pernah tersangkut dalam sengketa hukum, dan apakah mereka memberikan transparansi terhadap rekam jejak mereka sejak memulai bisnis sampai sekarang.
  • Potensi Keuntungan dan Kerugian : dalam memulai bisnis potensi keuntungan haruslah lebih tinggi dari risiko dan potensi kerugian yang dialami. Hal ini tidak jauh berbeda dalam bisnis waralaba, mintalah gambaran kinerja rata-rata penerima franchise yang sudah ada, seberapa besar keuntungan yang diraih oleh mereka yang berhasil dan berapa banyak waralaba yang gagal atau mempunyai kinerja dibawah rata-rata.
  • Manajemen yang Profesional dan Dapat Kamu Percaya : salah satu faktor penentu bisnis franchise dalam jangka panjang adalah manajemen dari perusahaan pemberi franchise itu sendiri, jika perusahaan pemberi franchise kamu bangkrut atau tidak bisa mempertahankan relavansinya di masa akan datang maka kamu akan terpaksa untuk melakukan semuanya sendiri.
  • Kualitas Pelatihan Karyawan dan Manajemen Yang Diberikan : bisnis yang sederhana sekalipun tetap memerlukan suatu pengetahuan yang khusus. Bagaimana menyiapkan makanan, melayani pelanggan, melayani komplain, dan mengatur keuangan adalah salah satu dari banyak aspek bisnis yang harus dipelajari untuk bisa membangun bisnis yang sukses. Pemberi waralaba yang baik mengetahui hal tersebut dan memberikan pelatihan yang berkualitas untuk memastikan penerima waralaba bisa meraih sukses sebagaimana yang mereka inginkan.

 

#4 Memilih Waralaba Yang Menguntungkan : Bertanya Kepada Penerima Waralaba Lain

meeting bisnis
image credit: pixabay.com

Melakukan riset terhadap suatu merek waralaba tertentu tidak cukup hanya dengan mempelajari presentasi, dan profil perusahaannya saja. Kamu juga harus melihat kenyataan yang dihadapi oleh penerima waralaba lain dilapangan. Untuk itu hubungilah beberapa penerima waralaba lain dan tanyakan kepada mereka bagaimana pengalaman mereka dalam menjalankan bisnis waralaba tersebut, bagaimana hambatan yang mereka hadapi, bagaimana dukungan yang diberikan perusahaan dan lainnya.

Jika penerima waralaba lain tidak terlalu senang dengan pengalaman mereka atau bahkan kebanyakan mengalami kegagalan, itu adalah sebuah pertanda buruk dan kamu harus mulai mencari perusahaan pemberi waralaba yang lain.

Penutup

Memilih bisnis waralaba dengan melewati tahapan-tahapan tersebut memerlukan waktu yang tidak sedikit. Tetapi dengan melalui tahapan-tahapan tersebut kamu bisa memastikan apakah kamu telah memilih waralaba yang tepat. Jangan melakukan kesalahan memilih waralaba semata-mata karena harganya yang murah, bebas royalti fee atau managemen fee. Kamu harus menyadari bahwa membeli bisnis waralaba adalah membeli sebuah konsep yang matang dan terbukti, tetapi tetap saja terdapat risiko dalam menjalankan bisnis waralaba.

Jika kamu merasa artikel ini bagus atau membantu kamu, mohon untuk dishare disocial media kamu. Jika ada pertanyaan atau diskusi jangan segan untuk meninggalkan komentar atau menghubungi social media IDNtrepreneur.

 

>

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here