Apakah anda pemilik dari brand lokal? Jika ya anda memiliki kesempatan untuk mendapatkan pendanaan atau investasi dari Hypefast yang berkolaborasi dengan Adythia Pratama.

Hypefast saat ini sedang mencari 10 brand lokal untuk mendapatkan investasi dengan total nilai Rp 500 miliar. Dari nilai tersebut setiap brand yang berhasil bisa mendapatkan Rp50 miliar hingga akhir tahun 2021.

Hypefast merupakan perusahaan yang fokus kepada pengembangan dan investasi brand lokal untuk menjadi brand pemimpin kategori tersebut secara global.

Dari website Hypefast diketahui bahwa Hypefast tidak hanya memberikan pendanaan yang besar. Mereka juga menyediakan fasilitas berupa support dari 150 ahli yang mengetahui berbagai aspek e-commerce seperti pemasaran, pengembangan produk, rantai pasokan, keuangan dan teknologi. Hypefast juga membantu tim brand lokal dalam mengembangkan ekosistem mereka sendiri.

Adythia Pratama, pendiri & CEO PT Braja Biru Abadi mengungkapkan bahwa kolaborasi sangat penting untuk mendorong pelaku usaha dan pemilik brand lokal Indonesia untuk terus berkembang. Dia juga memaparkan bahwa pendanaan memang penting dalam pengembangan usaha, namun adanya ekosistem bisnis dan pengalaman serta relasi yang sudah dikembangkan oleh Hypefast akan menjadi nilai tambah yang dapat membantu pengembangan bisnis brand lokal Indonesia.

Jika anda tertarik untuk bergabung dengan program Hypefast tersebut terdapat beberapa kriteria yang perlu dipenuhi. Kriteria tersebut adalah:

  • Bisnis sudah beroperasi selama lebih dari 12 bulan;
  • Memiliki omset minimal Rp300 juta hingga Rp500 juta dalam sebulan;
  • Memiliki margin bersih 15%;
  • Memiliki 50% omset dari kanal ecommerce atau online.

Kriteria 50% dari kanal ecommerce atau online tersebut tidak terlepas dari fokus Hypefast sebagai perusahaan yang pendirinya mempunyai keterkaitan erat dengan eCommerce. Hypefast sendiri didirikan oleh ex Lazada, Shopee, Zilingo, Bobobobo dan Wirecard yang mempercayai bahwa kanal online merupakan masa depan.

Selain itu pemasukan omset dari kanal online menjadi penting karena perubahan atau shifting kebiasaan yang sekarang tengah terjadi dimasyarakat membuat bisnis yang memiliki basis penjualan online yang kuat menjadi lebih diminiati oleh calon investor.

Hal serupa disampaikan oleh Adythia Pratama yang mengatakan bahwa pemasaran online bukan lagi sebuah pilihan melainkan suatu hal yang perlu menjadi fokus utama sebagai akibat Pandemi Covid-19.

Hypefast sendiri diketahui telah melakukan investasi atau pendanaan kepada 20 brand lokal di Indonesia. Investasi tersebut diberikan kepada bisnis yang termasuk dalam kategori kecantikan, kebutuhan ibu dan anak, gaya hidup dan fashion. Beberapa contohnya seperti Sabine & Heem, Soleram, Nona, dan Bonnels.

Jika anda tertarik untuk bergabung dengna program Hypefast anda bisa mengunjungi website Hypefast dan mengisi formulir yang ada dibawah halaman website mereka untuk kemudian mengatur janji temu.

Advertisement
Sponsored

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here