Beranda Bisnis UKM Cara Membuat Pembukuan Keuangan UKM Dengan Mudah

Cara Membuat Pembukuan Keuangan UKM Dengan Mudah

190
0
cara membuat pembukuan keuangan UKM dengan mudah
image credit : pexels.com

Bagaimana cara membuat pembukuan keuangan UKM secara mudah dan efektif? pertanyaan tersebut pasti muncul disaat anda sebagai pelaku usaha mulai menyadari pentingnya untuk melakukan pembukuan.

Seperti yang pernah kita tulis dalam artikel Alasan Mengapa Pembukuan Penting Untuk UKM, bahwa pembukuan mempunyai manfaat dan fungsi yang penting dalam mengembangkan UKM.

Sebagai referensi anda, secara singkat berikut 5 fungsi dari pembukuan:

  • Sumber informasi penting untuk mengambil keputusan bisnis;
  • Menghindari kesalahan dalam pembayaran pajak;
  • Memudahkan untuk mendapatkan pendanaan baik berupa pinjaman maupun investasi;
  • Memudahkan dalam membuat rencana bisnis; dan
  • Meningkatkan peluang sukses usaha anda.

Salah satu cara membuat pembukuan keuangan UKM dengan mudah adalah dengan menggunakan aplikasi pembukuan yang intuitif serta mudah digunakan.

Jurnal dalam hal ini termasuk salah satu aplikasi pembukuan yang mudah digunakan. Jurnal merupakan software 1# pembukuan online di Indonesia yang mempunyai fitur-fitur lengkap seperti:

  • Bisa diakses dimanapun melalui smartphone, laptop atau komputer;
  • Template faktur untuk penagihan;
  • Pencatatan biaya;
  • Pelacakan persediaan barang;
  • Laporan keuangan instan dan real time;
  • Pengaturan aset.

Selain itu, Jurnal juga sangat memudahkan pembukuan bagi UKM yang melakukan penjualan melalui toko online WordPress menggunakan Woocommerce atau menggunakan software kasir Moka POS. Hal tersebut karena Jurnal memiliki fitur integrasi dengan Woocommerce dan Moka POS sehingga dapat disinkronisasikan dengan data penjualan, produk dan pelanggan yang ada dalam Woocommerce atau Moka POS.

Langkah pertama cara membuat pembukuan keuangan UKM dengan mudah adalah mengetahui beberapa konsep awal dari pembukuan terlebih dahulu. Konsep penting dari pembukuan tersebut adalah sebagai berikut:

1. Penjualan 

Seperti namanya, penjualan adalah bagian dari pembukuan UKM yang berfungsi untuk mencatatkan nilai penjualan yang terjadi dalam rentang waktu tertentu, baik harian, mingguan, atau bulanan pada usaha anda.

Pencatatan penjualan dilakukan dengan memasukkan nilai penjualan secara harian dalam buku kas penjualan. Pastikan untuk selalu menyimpan bukti penjualan yang terjadi seperti struckinvoice, faktur dan lainnya sebagai kelengkapan dokumentasi.

 

2. Pengeluaran

Pengeluaran adalah bagian dari pembukuan yang mencatatkan seluruh pengeluaran usaha anda seperti pengeluaran untuk membayar pembelian bahan baku, gaji karyawan, biaya pemasaran, pembelian perlengkapan, termasuk juga pengeluaran untuk investasi usaha anda.

 

3. Kas dan Rekening

Secara singkat, kas dan rekening adalah buku yang mencatatkan posisi kas yang masuk dan keluar dalam operasional usaha anda. Berbeda dengan penjualan yang menunjukkan seluruh nilai penjualan baik secara tunai maupun piutang, dalam kas dan rekening anda melihat nilai uang yang benar-benar ada kas atau rekening perusahaan anda.

Buku ini juga menjadi indikator utama kesehatan bisnis anda karena walaupun penjualan anda besar tetapi jika kas anda terlalu sedikit maka usaha anda sangat berisiko sulit membayar tagihan dan pengeluaran yang diperlukan.

 

4. Piutang dan Utang Usaha

Piutang mencatatkan penjualan yang telah anda bukukan tetapi tagihannya belum dibayar. Sedangkan utang usaha mencatatkan pengeluaran yang belum anda bayarkan.

 

Cara Membuat Pembukuan Keuangan UKM 

Setelah anda mengetahui konsep-konsep penting dalam pembukuan UKM sebagaimana diatas, saatnya untuk mengetahui lebih lanjut cara membuat pembukuan keuangan UKM dengan mudah menggunakan Jurnal. Anda bisa mencoba dulu selama 30 hari GRATIS tanpa kartu kredit atau pembayaran apapun dengan menggunakan kode promo FEAAC1.

Pertama-tama anda perlu mendaftar terlebih dahulu di my.jurnal.id/id/users/signup dengan mengisi data diri yaitu nama, email, nomor telepon, dan password dan klik daftarkan akun bary.

Kemudian anda perlu memasukkan informasi perusahaan yaitu nama perusahaan, industri, paket trial pilih bahasa, masukkan kode promo dan klik buat perusahaan.

Setelah itu anda bisa memulai dengan mencoba mencatatkan invoice/penjualan pertama anda sebagaimana langkah-langkah yang dijelaskan video dibawah ini.

Setelah itu mulailah dengan membuat setup awal mulai dari menyesuaikan kas & rekening. Kemudian memasukkan piutang dan utang usaha, dan terakhir lengkapi daftar aset anda seperti persediaan barang, sewa, perlengkapan dan lainnya.

Untuk langkah-langkah lebih jelasnya anda bisa mempelajari lebih detil melalui tutorial video disini atau anda juga bisa meminta bantuan untuk setup kepada tim Jurnal.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here