cara memulai usaha tas rumahan
image credit - pexel.com

Sebagai salah satu salah satu produk yang paling laku dijual, peluang usaha tas rumahan cukup menjanjikan. Bagaimana tidak? selain berguna untuk membawa barang, tas juga merupakan salah satu aksesoris penting untuk fashion, dan juga penting dalam aktivitas sehari-hari.

Penggunaan tas yang luas tersebut menjadikan bisnis yang satu ini memiliki banyak permintaan pasar dan selalu terdapat peluang usaha untuk pengusaha yang mempunyai kreatifivitas dalam menciptakan tas yang fashionable, ataupun fungsional.

Kisah Sukses Pengusaha Tas Rumahan

David Yuwono adalah satu satu contoh sukses pengusaha di usaha tas rumahan dengan modal kecil. David memulai bisnis tas berbahan denim dengan merek Dry Bag pada tahun 2011 dengan modal Rp. 800 ribu saja.

Pada saat itu David membuat 8 tas ransel sebagai contoh yang awalnya dipasarkan pada teman dan adik kelas David yang saat itu sekolah di SMA Gonzaga. David kemudian meminta teman dan adik kelas tersebut untuk menjadi tenaga penjual dengan menawarkan komisi untuk setiap tas yang terjual.

dry bag, usaha tas rumahan besutan
dry bag – usaha tas rumahan besutan David Yuwono

Tas besutan David rupanya mendapatkan respon positif, dalam 3 hari David bisa menjual 130 tas. Pada tahun 2011, David berhasil meraup untung hingga 12 juta.

Namun pada akhir 2011 David mulai menemui masalah berkurangnya kualitas tas dari penjahit yang menjadi pemasoknya.

Tidak habis akal, David akhirnya meminjam modal dari ayahnya sebesar Rp. 20 juta untuk membuat workshop sendiri di rumahnya. Dengan beresnya masalah produksi, David kembali fokus ke pemasaran dan penjualan tas produksinya.

David kemudian fokus mengembangkan jaringan pemasarnya melalui reseller dan distributor, serta menggarap penjualan melalui sejumlah media online.

Fokusnya tersebut membuahkan hasil dengan pencapaian omzet pada tahun 2013 yang mencapai 800 juta sepanjang tahun tersebut.

Baca Juga : 7 Pengusaha Muda Indonesia Yang Sukses Memulai Bisnis Dari Nol

Bagaimana Cara Memulai Usaha Tas Rumahan

Berkaca dari kisah sukses David diatas dan beberapa pengusaha tas rumahan lainnya yang sukses seperti Ervina M. Ahmad (pemilik brand tas premium lokal Warnatasku), terdapat beberapa langkah memulai usaha tas rumahan sebagai berikut.

1. Memilih Target Pasar

cara memulai usaha tas rumahan
image credit : pexels.com

Dalam memulai usaha tas rumahan anda terlebih dahulu perlu memilih target pasar. Menentukan target pasar merupakan langkah pertama karena desain dan konsep dari tas rumahan anda harus disesuaikan dengan target pasar anda.

David misalnya sejak awal mempunyai target pasar mahasiswa dan pelajar, oleh karena itu konsepnya yang simple, murah dan penggunaan sehari-hari sangat diterima oleh pasar.

Ketahui seperti apa target pasar anda, pahami seperti apa selera fashion target pasar anda, dan bagaimana kemampuan mereka untuk membeli tas yang akan anda jual.

Secara umum target pasar usaha tas rumahan terdiri berdasarkan kelas konsumen dapat dibagi menjadi tiga.

Pertama kelas konsumen menegah bawah yang mencari tas fungsional, trendy namun harga terjangkau.

Kedua, kelas konsumen menengah yang mencari tas yang fashionable, dan ketiga kelas atas yang mencari tas yang unik, premium dan berkualitas tinggi.

Selain dari kelas konsumen, target pasar juga dapat dibedakan berdasarkan jenis kelamin dan demografi. Misalnya, laki-laki muda usia 16-30 tahun yang menjadi target pasar anda.

2. Membuat Konsep Tas Rumahan

Setelah menentukan target pasar, langkah selanjutnya dalam memulai usaha tas rumahan adalah membuat konsep tas yang akan anda jual.

Membuat konsep disini mencakup apa bahan yang akan anda pakai? seperti apa desain dan pola yang akan ditonjolkan? Dan apa penggunaan utama dari tas tersebut?

Menciptakan konsep yang benar-benar baru dan berbeda sangatlah sulit dan berisiko. Oleh karena itu anda dapat memulai dengan memperhatikan trend pasar dan kemudian membuat suatu modifikasi dari model atau konsep yang disukai oleh target pasar anda.

Sebagai inspirasi anda bisa melihat berbagai model tas yang laku melalui media social seperti Instagram, Pinterest, atau melihat barang-barang best seller di situs-situs eCommerce seperti Tokopedia, Lazara, Zalora, Shopee, Salestock atau Qlapa.

3. Memproduksi Tas Rumahan

Mulailah dengan memproduksi sample dalam jumlah sedikit terlebih dahulu untuk mengetes bagaimana reaksi pasar. Jika anda tidak tidak mendapatkan reaksi yang positif anda dapat mengubah konsep anda sesuai dengan masukan atau inspirasi yang anda dapatkan.

Setelah memastikan bahwa konsep dan desain tas rumahan yang anda usung dapat diterima dengan baik anda perlu memutuskan apakah anda akan memproduksi tas tersebut sendiri atau akan mencari supplier untuk membuatnya.

Memproduksi tas tersebut sendiri dapat menjadi pilihan anda jika anda mempunyai keyakinan yang cukup bahwa permintaan untuk tas yang anda jual akan terus berlanjut.

Permintaan yang berkelanjutan dari pasar umumnya baru dapat didapatkan jika anda sudah memiliki jaringan pemasaran yang sudah cukup solid dan kuat.

Jika anda belum yakin akan lebih baik untuk mencari supplier yang berkualitas untuk membuat tas tersebut. Menggunakan supplier luar mempunyai risiko menurunnya kualitas atau tidak sesuainya konsep dengan hasil akhir produksi.

Tetapi pada awal memulai menggunakan supplier dapat mengurangi risiko kehilangan modal anda karena tidak adanya permintaan pasar yang cukup.

4. Pemasaran Tas Rumahan

Pemasaran adalah salah satu bagian terpenting dalam setiap bisnis. Tas yang sudah diproduksi tidak akan memberikan penjualan jika anda tidak gencar melakukan pemasaran dan membangun jaringan pemasar.

Untuk pemasaran saat ini anda bisa memulai dengan menjual melalui berbagai social media seperti Instagram, Facebook atau bahkan Whatsapp.

Anda juga dapat melakukan pemasaran melalui situs eCommerce seperti Tokopedia, Bukalapak, dan Shopee. Jika tas yang anda buat mempunyai nilai seni tinggi atau unik anda bisa memasarkannya secara online melalui Qlapa.com untuk pasar lokal atau Etsy untuk pasar luar negeri.

Selain melakukan pemasaran sendiri anda juga dapat meniru sistem yang diterapkan David dengan merekrut reseller, agen atau distributor untuk memasarkan tas anda secara lebih luas dan cepat.

Baca Juga : 10 Strategi Pemasaran Online Untuk UKM Yang Efektif

Penutup

Setelah memahami langkah-langkah memulai usaha tas rumahan yang menjanjikan diatas, kami berharap anda lebih siap dalam memulai bisnis anda.

Jika anda suka dengan artikel ini, mohon bantuannya untuk di Share di social media favorit anda. Hal tersebut sangat berarti untuk kami.

Jika ada pertanyaan jangan ragu untuk menghubungi kami melalui kolom komentar dibawah.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here