Beranda Mengembangkan Bisnis 6 Strategi Membangun Merek Dengan Meningkatkan Kepercayaan Pelanggan

6 Strategi Membangun Merek Dengan Meningkatkan Kepercayaan Pelanggan

321
0
BERBAGI
image credit : pixabay.com

Kepercayaan adalah dasar dari semua kegiatan bisnis. Tanpa adanya kepercayaan yang cukup antara calon pelanggan dengan suatu bisnis maka calon pelanggan tidak akan berbisnis dengan anda.

Sebaliknya juga berlaku, jika sudah terbangun kepercayaan yang kuat antara calon pelanggan anda dengan merek anda, calon pelanggan anda memiliki peluang lebih tinggi untuk berbisnis dengan anda.

Disamping meningkatkan kemungkinan berbisnis dan bertransaksi, kepercayaan yang kuat juga dapat meningkatkan keuntungan anda. Pelanggan yang mempunyai kepercayaan terhadap merek anda mempunyai loyalitas yang lebih tinggi. Loyalitas yang lebih tinggi tersebut berarti anda lebih tahan terhadap kompetisi harga dan meningkatkan nilai dari setiap pelanggan.

Membangun kepercayaan pelanggan atas suatu merek bisnis bukan pekerjaan yang mudah. Untuk tujuan tersebut merek bisnis dituntut senantiasa konsisten dalam berkomunikasi dengan pelanggan,  mengerti apa yang diinginkan pelanggan dan memberikan apa yang merek anda janjikan setiap kalinya.

Oleh karena itu, dibutuhkan strategi yang tepat dalam membangun merek dengan meningkatkan kepercayaan pelanggan. Berikut 5 strategi yang tepat untuk membangun merek dan kepercayaan pelanggan tersebut:

 

1. Selalu Utamakan Pengalaman Pelanggan

Tidak dapat dipungkiri bahwa Google adalah salah satu merek yang paling dipercaya oleh banyak orang. Tidak hanya dipercaya oleh kebanyakan orang untuk melakukan pencarian di internet, Google juga merupakan salah satu merek yang paling dipercaya untuk berbagai produk seperti penyedia email, Cloud Storage, Maps, periklanan internet, browser, sampai sistem operasi Android.

Salah satu alasan kenapa Google begitu dipercaya oleh pengguna mereka adalah karena Google secara konsisten mengutamakan pengalaman pelanggan sebelum berbicara mengenai keuntungan yang mereka peroleh. Hal ini tercermin pada kebijakan Google dalam mengatur penempatan iklan yang ditampilkan pada mesin pencari mereka dan juga pada partner penerbit mereka. Dimana Google memastikan bahwa iklan ditampilkan dalam bentuk yang tidak mengganggu seperti banner satu halaman atau merusak pengalaman pengguna dengan jumlah yang berlebihan.

 

2. Tumbuhkan Hubungan Emosional

Dalam banyak kondisi manusia cenderung mengambil keputusan berdasarkan emosi yang muncul. Hal ini berbeda dari teori ekonomi dimana seorang manusia melakukan suatu tindakan berdasarkan pertimbangan ekonomi yang logis.

Dalam membangun kepercayaan terhadap merek anda diperlukan hubungan emosional dengan pelanggan anda. Hal ini berarti anda perlu mengidentifikasi apa hal-hal yang menjadi perhatian dari pelanggan anda dan kaitkan pesan anda dengan emosi yang kuat.
Sebagai contoh, Red Bull atau Krating Daeng adalah merek terkuat dalam pasar minuman berenergi. Kekuatan merek Red Bull tidak terlepas dari bagaimana Red Bull membangun hubungan emosional sebagai minuman yang membangkitkan semangat.

 

3. Tawarkan Produk Yang Berkualitas

Dominasi Astra International dalam pasar motor dan mobil di Indonesia tidak terlepas dari kekuatan merek yang mereka tawarkan. Untuk pasar mobil, duet Toyota dan Daihatsu yang menjadi andalan Astra dapat mengambil posisi pemimpin karena produk yang terkenal mempunyai kualitas dan mempunyai keterandalan yang tinggi. Begitu juga dengan pasar motor, dimana merek Honda motor yang dimiliki Astra terkenal mempunyai kualitas yang tinggi dan dapat diandalkan.

Fokus dalam membangun dan menawarkan produk yang berkualitas dengan demikian harus menjadi prioritas. Mencoba menawarkan produk dengan kualitas yang rendah (bahkan dengan harga yang murah) adalah jalan paling pasti untuk mendapatkan review yang negatif dan berakibat pada ketidakpercayaan terhadap merek anda.

 

4. Jujur dan Transparan

Mayoritas orang tidak nyaman untuk membeli atau menggunakan produk “kucing dalam karung” yang tidak jelas apa manfaat yang diberikan dan berapa harga yang dikenakan. Sebagai contoh, orang cenderung memilih restoran waralaba/cepat saji yang terkenal karena mengetahui seperti apa rasa dan berapa harga makanannya, walaupun sebenarnya restoran yang baru saja dibuka disampingnya mempunyai rasa dan harga yang lebih baik. Hal ini wajar karena pada dasarnya manusia mempunyai insting untuk berhati-hati pada sesuatu yang tidak dikenal.

Jujur dan transparan kepada pelanggan anda menghilangkan sekat antara merek bisnis anda dengan pelanggan anda. Dengan menjadi jujur dan transparan, pelanggan anda dapat mengenal lebih jauh seperti apa yang bisnis anda tawarkan dan berapa harga yang anda kenakan.

5. Komunikasi Dua Arah

Komunikasi yang baik dengan pelanggan adalah landasan terbangunnya kepercayaan dan kredibilitas merek anda. Jika pelanggan sulit menghubungi atau mendapatkan jawaban dari anda, anda dapat kehilangan kepercayaan mereka. Disisi lain komunikasi yang baik dengan pelanggan juga membangun hubungan emosional yang menjadi landasan kepercayaan dari pelanggan anda.

Terdapat beberapa cara yang dapat anda terapkan untuk membangun komunikasi yang baik dengan pelanggan. Hal tersebut dapat dimulai dengan cara yang sederhana seperti mengucapkan selamat datang kepada pelanggan, membantu pelanggan dalam mencari kebutuhan mereka, menjawab pertanyaan yang mereka punya secara jelas dan mengucapkan terima kasih kepada pelanggan anda.

Anda juga bisa menerapkan komunikasi yang baik dengan pelanggan dengan cara memanfaatkan social media untuk berinteraksi secara dua arah dengan pelanggan anda.

 

6. Berikan Nilai Terbaik Kepada Pelanggan

Apakah anda bisa mempercayai bisnis yang tidak memberikan manfaat yang sepadan dengan apa yang anda bayar? jawabannya sudah pasti tidak bisa. Jika suatu bisnis memberikan nilai yang lebih kecil dari apa yang dibayarkan oleh pelanggan maka dapat dipastikan mereka tidak akan mempercayai bisnis anda lagi. Mereka justru akan menghindari untuk berbisnis dengan anda.

Memberikan nilai terbaik kepada pelanggan tidak selalu berarti memberikan harga yang termurah. Anda dapat fokus pada kepemimpinan produk (memiliki produk terbaik di pasar, seperti Apple), keunggulan operasional (memiliki harga yang lebih rendah di pasar, seperti Ikea), atau layanan pelanggan besar (Virgin, Zappos). Anda juga dapat fokus pada kombinasi dari beberapa hal tersebut.

 

Penutup

Kepercayaan adalah produk sampingan dari komitmen merek dan bisnis anda terhadap kualitas dan keunggulan yang diberikan kepada pelanggan. Jika Anda dapat memberikan hasil yang tepat kepada orang yang tepat dalam jangka panjang, mereka akan percaya dengan merek serta produk dan layanan yang anda tawarkan.

Bagaimana menurut anda? apakah bisnis anda sudah menerapkan strategi yang tepat dalam membangun kepercayaan pelanggan untuk merek bisnis anda? berikan komentar anda dibawah ini.

>

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here