Beranda Entrepreneur Kisah Sukses John Lee Dumas Pendiri Entrepreneur On Fire

Kisah Sukses John Lee Dumas Pendiri Entrepreneur On Fire

298
0
BERBAGI
kisah sukses John Lee Dumas
image credit : EJO25959, John Lee Dumas, CC BY-SA 3.0

Pada Desember 2013, Entrepreneur On Fire (disebut sebagai “EOFire“) bisnis podcast entrepreneurship harian yang dirintis oleh John Lee Dumas (atau biasa dipanggil “JLD”) berhasil menembus angka 6 digit keuntungan bersih bulanan. JLD menutup tahun 2013 dengan total keuntungan bersih untuk kuartal ke empat 2013 mencapai US$ 322.493. Pencapaian tersebut bukan akhir tetapi awal dari kisah sukses John Lee Dumas.

Selain dari sisi besarnya penghasilan, kesuksesan John Lee Dumas juga terlihat dari keberhasilan EOFire mendapat penghargaan Best of iTunes ditahun 2013 dengan 7,4 juta download Podcast dan 829.000 pendengar unik di bulan Juni 2014.

Lompat ke tahun 2016, John Lee Dumas menghasilkan lebih dari US$ 2,6 juta dengan keuntungan bersih mencapai US$ 1,7 juta. Selain itu, pada tahun tersebut John Lee Dumas meluncurkan The Freedom Journal. The Freedom Journal adalah buku jurnal dengan sampul kulit yang dirancang untuk membantu pemiliknya mencapai suatu tujuan/target dalam waktu 100 hari. Dumas meluncurkan The Freedom Journal dengan kampanye Kickstarter yang menjadi salah satu kampanye penerbitan Kickstarter tersukses dengan komitmen dukungan lebih dari US$ 350.000 hanya dalam 33 hari.

 

Awal Kisah Sukses John Lee Dumas

John Lee Dumas dilahirkan dan dibesarkan di Maine. Setelah lulus dari Providence College, Dumas ditugaskan sebagai perwira di tentara Amerika Serikat dan ditempatkan di Irak setelah peristiwa 9/11. Dimana dia kemudian bertugas sebagai kepala peleton Armor (tank) selama 13 bulan diusia 23 tahun. Setelah bertugas 8 tahun sebagai tentara, Dumas kembali menjadi bagian masyarakat sipil di usia 26 tahun.

Dumas kemudian mencoba kuliah lagi di sekolah hukum. Merasa tidak cocok, Dumas hanya bertahan satu semester di sekolah hukum. Kemudian dia bekerja di bidang corporate finance di John Hancock, dan dia hanya bertahan 18 bulan.

John Lee Dumas kemudian mencoba peruntungannya dengan pindah ke New York City dan bekerja di salah satu perusahaan startup teknologi. Dia tidak menyukai pekerjaannya di perusahaan tersebut dan pindah lagi ke San Diego untuk mulai bekerja di bidang Real Estate.

John Lee Dumas masuk ke bidang Real Estate di timing yang sangat buruk, dengan memulai di tahun 2009 dimana krisis subprime mortgage telah menghancurkan pasar Real Estate Amerika.

Untuk bisa bertahan Dumas “dipaksa” untuk kreatif dengan menghasilkan uang melalui jasa revaluasi nilai jaminan Real Estate. Dengan pekerjaan tersebut, Dumas menemukan bahwa menyetir mobil menjadi bagian besar dari rutinitas sehari-harinya dan dia membutuhkan konten yang berkualitas untuk didengar saat menyetir.

Salah satu teman Dumas kemudian menyarankan dia untuk mendengarkan Podcast untuk mengisi waktu disaat mengemudi. Dia dengan cepat menyadari bahwa Podcast merupakan media yang bagus dan bermanfaat. Podcast gratis, mempunyai tema spesifik dan sesuai dengan permintaan.

Dumas pertama-tama mulai mendengarkan Podcast mainstream seperti NPR, dan kemudian mulai mengekplorasi acara lain seperti SmartPassiveIncome Pat Flynn dan Eventual Millionaire Jaime Master. Dumas sangat menyukai acara Podcast yang melakukan wawancara terhadap entrepreneur sukses dan tidak lama kemudian dia mulai kehabisan episode Podcast untuk didengarkan.

Dumas kemudian menyadari walaupun terdapat banyak acara Podcast yang bagus tetapi tidak ada program Podcast yang mengeluarkan episode baru setiap hari untuk didengarkan oleh orang seperti dirinya yang memerlukan episode baru untuk didengar setiap hari.

Kebanyakan Podcast pada saat itu hanya merilis episode baru seminggu sekali, atau bahkan mungkin sekali setiap dua minggu. Menyadari bahwa harus ada orang lain yang, seperti dirinya, yang ingin lebih banyak konten, yang ingin mendengarkan episode baru setiap hari.

Saat itulah John Lee Dumas menemukan momen AH-HA atau light bulb moment miliknya dengan membuat program Podcast harian yang berisi wawancara Entrepreneur sukses. Dari ide tersebut lahirlah EOFire atau Entrepreneur On Fire.

Walaupun tidak mempunyai pengalaman sedikitpun di dunia Podcasting Dumas tidak ragu. Hanya kurang dari sebulan sejak AH-HA momen Dumas di akhir bulan Mei 2012, di awal Juni 2012 Dumas keluar dari pekerjaannya dan fokus belajar membangun EOFire.

Dari awal Juni 2012 sampai September 2012, Dumas mempelajari seluk beluk dunia Podcasting, mengikuti coaching bisnis online, membeli perlengkapan Podcasting, membuat websitenya, dan bertemu dengan Entrepreneur lainnya.

Dalam 4 bulan tersebut Dumas menghabiskan investasi sebesar US$ 9.961 dan pendapatannya jatuh ke titik nol. Pada tahap ini Dumas fokus kepada membangun pondasi bisnis onlinenya yaitu, pengetahuan dan jaringan tanpa memikirkan pendapatan. Walaupun begitu untungnya Dumas dapat menanggung risiko tersebut karena jumlah tabungan yang cukup sebelum dia memulai EOFire.

Setelah tahap awal tersebut, di bulan Oktober 2012 Dumas meluncurkan EOFire. Tetapi baru pada bulan November (2 bulan setelah peluncuran dan hampir 6 bulan sejak Dumas memulai) John Lee Dumas mulai mencari cara untuk menghasilkan uang dari Podcastnya. Pada titik tersebut Dumas sudah mulai melihat pertumbuhan pendengar Podcast EOFire.

Pada awalnya Dumas mencoba menghasilkan uang secara tidak langsung dengan menawarkan program affiliate, coaching privat, dan menjual buku Podcast Launch di Amazon. Pada akhir November 2012, Dumas mendapatkan sponsor pertama untuk Podcastnya. Walaupun begitu setelah 6 bulan sejak peluncuran Dumas masih belum menghasilkan keuntungan. Namun disisi lain jumlah pendengarnya semakin meningkat.

John Lee Dumas menghabiskan 6 bulan berikutnya untuk melakukan berbagai perbaikan, mengikuti Podcasting Mastermind, secara konsisten mengeluarkan episode baru dan mengeluarkan produk baru seperti Fire Elite Mastermind. Barulah pada periode ini Dumas menghasilkan keuntungan sebesar US$ 26.146.

 

Pertumbuhan Pesat EOFire

Melewati 12 bulan pertama sejak EOFire diluncurkan, permintaan sponsor untuk beriklan di EOFire mulai berdatangan. Selain itu, Podcaster Paradise komunitas ekslusif untuk memulai dan menghasilkan uang dari Podcast juga mulai mendapatkan pertumbuhan yang sehat.

Pada akhir tahun 2013, Dumas dengan EOFirenya bisa menghasilkan US$ 115.000 dengan pendapatan terbesar dari iklan sebesar US$ 39.000 dan Podcaster Paradise sebesar US$ 52.763.

Ditahun 2014, EOFire berkembang semakin pesat dengan menghasilkan pendapatan sebesar US$ 2.786.697 dan keuntungan bersih sebesar US$ 2.150.879. Pertumbuhan yang fenomenal tersebut dimotori oleh semakin besarnya jumlah pendengar EOFire dan reputasi JLD sebagai seorang Entrepreneur yang komitmen terhadap nilai yang diberikan kepada orang lain.

Reputasi tersebut dibangun dengan komitmen John Lee Dumas dengan mengeluarkan konten yang berkualitas secara konsisten dan mengedepankan transparansi dalam laporan keuangan EOFire.

Kesuksesan John Lee Dumas dalam membesarkan EOFire tidak membuatnya terlena dan bersantai. Pada Januari 2016, JLD mengeluarkan produk baru yang menjadi sukses besar di Kickstarter dengan nama The Freedom Journal. The Freedom Journal menjadi #6 kampanye tersukses di Kickstarter untuk kategori penerbitan dengan jumlah pengumpulan dana sebesar US$ 453.000 dan lebih dari 10.000 jurnal terjual dalam 1 bulan peluncuran.

Kisah sukses John Lee Dumas dengan EOFire memberikan pelajaran bahwa untuk mencapai kesuksesan diperlukan kerja keras, berani mengambil risiko dan melakukan perhitungan yang matang (dengan mempunyai cadangan uang sebelum memulai bisnis). Selain memberikan pelajaran, kisah sukses John Lee Dumas dapat anda jadikan inspirasi untuk menjadi seorang Entrepreneur sukses dengan selalu memberikan nilai yang terbaik bagi siapapun pelanggan atau pengikut bisnis anda.

 

BERBAGI
Artikel sebelumya6 Tips Memulai Bisnis Dari Nol Untuk Pengusaha Muda
Artikel berikutnya7 Cara Mendapatkan Pelanggan Baru
Firman adalah seorang internet entrepreneur,investor keuangan dan konsultan hukum. Memahami berbagai aspek penting dalam entrepreneurship dan manajemen keuangan.
>

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here