sumber modal usaha, modal usaha, pinjaman usaha, modal bisnis
image credit : pixabay.com

Salah satu hal yang paling banyak ditanyakan oleh calon pengusaha adalah mengenai masalah modal. Berapa modal yang dibutuhkan untuk memulai usaha A atau B? dan apa saja sumber modal usaha untuk memulai bisnis A atau B?

Masalah modal usaha memang penting, karena hampir semua bisnis memerlukan modal untuk dimulai. Kekurangan modal kemudian menjadi salah satu alasan paling umum seorang calon pengusaha menunda rencananya mempunyai bisnis sendiri. Walaupun sebenarnya ada juga usaha yang hanya bermodalkan dengkul untuk dimulai.

Artikel ini akan menjawab pertanyaan terkait sumber modal usaha untuk memulai bisnis, berikut ini 7 sumber untuk mendapatkan modal usaha yang dapat digunakan untuk memulai usaha.

Sumber Modal Usaha Ekuitas

cara mendapat modal usaha, cara mencari modal usaha
Bagaimana Mendapat Modal Usaha

Sumber modal usaha secara umum dapat dibedakan menjadi dua tipe yaitu ekuitas dan pinjaman.

Ekuitas adalah modal usaha jangka panjang yang bersumber dari penyertaan modal kepada suatu bisnis. Berbeda dengan pinjaman yang membutuhkan biaya imbal hasil tetap kepada pemberi pinjaman, ekuitas tidak membebankan biaya yang pasti kepada bisnis tersebut.

Pengembalian dari ekuitas dilakukan dengan pembagian dividen, sisa hasil usaha atau pembagian keuntungan. Adapun beberapa sumber modal usaha untuk memulai bisnis yang dapat dikategorikan sebagai ekuitas adalah sebagai berikut.

 

1. Tabungan atau Pesangon

Sebagian besar bisnis dimulai dengan modal dari uang pribadi pendirinya. Tabungan yang terkumpul atau pesangon yang diterima setelah di PHK biasanya menjadi sumber modal usaha yang terbesar dan paling umum.

Pada umumnya modal dari uang sendiri merupakan modal usaha yang utama karena untuk kebanyakan kasus, modal dari luar baru dapat diperoleh setelah kamu menunjukkan komitmen yang kuat terhadap rencana bisnis kamu.

Untuk menunjukkan komitmen yang kuat itu tidak ada yang bisa menggantikan keterlibatan uang sendiri di dalam bisnis kamu.

Jika kamu tidak menanamkan uang sendiri di bisnis yang ingin kamu jalankan orang lain pasti akan bertanya, kenapa kamu tidak mau mengambil risiko dengan menanamkan uang sendiri? Sedangkan orang lain pemodal harus ambil risiko menanamkan uang di bisnis yang kamu sendiri tidak yakin.

 

2. Investasi Teman dan Keluarga

Sumber modal usaha untuk memulai bisnis yang kedua adalah dengan meminta teman dan keluarga anda untuk turut berinvestasi di bisnis anda.

Hal ini tidaklah mudah karena anda dapat merusak hubungan keluarga atau pertemanan dalam hal bisnis anda tidak berjalan dengan lancar.

Penting sekali untuk menekankan risiko bisnis anda, apa kemungkinan terburuk yang terjadi, dan apa yang bisa mereka dapatkan jika bisnis tersebut gagal.

Sponsored

Membicarakan potensi terburuk sebelum membicarakan keuntungan lebih baik dilakukan untuk menghindari terjadinya kerusakan hubungan teman dan keluarga anda.

Walaupun begitu hal ini cara mendapatkan modal usaha ini banyak dilakukan. Bahkan beberapa pengusaha paling berpengaruh didunia seperti Elon Musk, Jack Ma dan Jeff Bezos melakukan hal ini.

3. Kompetisi Wirausaha atau Ide Produk

Saat ini kesadaran berbagai pihak mengenai pentingnya menumbuhkan jiwa wirausaha dan inovasi menjadi semakin besar dan meluas.
Tidak hanya pemerintah yang mendorong tumbuhnya jiwa wirausaha, beberapa perusahaan swasta dan organisasi juga turut berperan.

Saat ini semakin banyak institusi pemerintah, perusahaan dan organisasi yang mengadakan kompetisi wirausaha atau ide produk seperti Wirausaha Muda Mandiri, Djarum Black Innovation, Shell Live Wire dan The Big Start.

Hadiah yang diperoleh dari kompetisi tersebut cukup besar, dimana juara satu dapat memperoleh puluhan bahkan ratusan juta rupiah seperti hadiah juara 1 “The Big Start” yang mencapai Rp. 500 juta.

 

4. Startup Incubator

Jika rencana bisnis kamu mempunyai unsur inovasi dan bergerak dibidang-bidang tertentu seperti eCommerce, Fintech, Big data, Internet of Things, Games, atau bidang digital lainnya maka salah satu sumber modal usaha untuk memulai bisnis yang dapat kamu pilih adalah bergabung dengan startup incubator.

Layaknya incubator untuk telur ayam yang membantu telur tersebut menetas. Startup incubator adalah suatu wadah pembimbingan, pendampingan dan pendukung ide-ide bisnis baru yang membantu ide-ide tersebut berkembang dan “menetas” menjadi bisnis yang nyata.

Tidak semua startup incubator memberikan modal awal bagi setiap ide-ide yang masuk namun untuk ide-ide yang bagus dan didukung oleh kondisi bisnis yang tepat kamu bisa mendapatkan modal yang cukup untuk memulai startup impian kamu.
Indigo incubator misalnya, startup incubator besutan Telkom memberikan modal sampai Rp 2 Miliar.

 

Sumber Modal Usaha Pinjaman

Berbeda dengan modal ekuitas yang tidak mengharuskan pengembalian uang dalam jangka waktu tertentu, modal usaha pinjaman mengharuskan anda membayar cicilan dan pokok sesuai dengan ketentuan yang sudah disepakati.

Walaupun skema modal usaha pinjaman membebani suatu pembayaran cicilan dan pokok tetapi modal usaha berupa pinjaman dapat menjadi pilihan yang bijak bagi anda.

Terutama jika anda ingin menghindari kerumitan dalam mengatur usaha anda karena kepemilikan yang terbagi dengan investor lain. Namun risikonya juga tidak sedikit karena disaat bisnis anda rugi anda tetap harus membayar pinjaman tersebut.

5. Kredit Usaha Rakyat (KUR)

KUR atau kredit usaha rakyat dikenal sebagai kredit mikro yang didukung oleh pemerintah dan disalurkan oleh beberapa bank BUMN besar seperti Bank BRI, Bank Mandiri, dan Bank BNI.

Berbeda dengan kredit usaha dan komersial lainnya yang membutuhkan jaminan, dan harus memenuhi kriteria sebagai bisnis yang bankable, KUR dapat diberikan kepada bisnis tanpa jaminan dan tidak bankable.

Namun syaratnya bisnis yang ingin dibiayai tersebut haruslah feasibleFeasible disini artinya bisnis tersebut harus menghasilkan keuntungan yang cukup untuk membiayai operasional dan membayar cicilan bunga KUR yang rendah (7% setahun).

Selain harus feasible, bisnis yang ingin dibiayai oleh KUR juga harus sudah berjalan setidaknya selama 6 bulan. Oleh karena itu untuk mendapatkan KUR anda setidaknya harus mempunyai modal ekuitas sendiri terlebih dahulu untuk mendukung operasi selama setidaknya 6 bulan pertama tersebut.

 

6. Kredit Multiguna

Jika kamu mempunyai barang pribadi yang dapat dijadikan sebagai jaminan seperti sepeda motor, mobil, SK kerja atau rumah maka salah satu sumber modal usaha untuk memulai bisnis yang dapat diambil adalah dengan mengajukan kredit multiguna.

Kredit multiguna berbeda dengan kredit komersial yang penggunaannya spesifik untuk modal kerja atau investasi, kredit multiguna dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Salah satu keperluan yang dapat dibiayai oleh kredit multiguna adalah untuk modal usaha.

Kredit multiguna biasanya mengharuskan pemohon mempunyai penghasilan bulanan dalam jumlah tertentu dan tingkat bunganya beragam mulai dari 8%-15% per tahun.

 

7. Kredit Tanpa Agunan

Bagaimana jika kamu tidak memiliki jaminan dan tidak mempunyai akses untuk pendanaan ekuitas? Salah satu solusinya adalah dengan mengambil kredit tanpa agunan atau KTA.

Saat ini pengajuan KTA semakin mudah karena sudah ada berbagai situs perbandingan dan pengajuan kredit secara online seperti Halomoney, Cermati, dan Cekaja.

Bunga untuk KTA sangat bervariasi, dan biasanya dikenakan perbulan dimana perbulan dapat dikenakan bunga mulai dari 1% sampai 1,9% perbulan.

Sponsored
Artikulli paraprak6 Franchise Kuliner Yang Murah Dan Menguntungkan Saat Ini
Artikulli tjetër5 Laptop Terbaik Untuk UKM dan Bisnis Online 5 Jutaan Tahun 2021
Firman adalah dosen manajemen di Fakultas Ekonomi & Bisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, internet entrepreneur,dan investor keuangan. Mempunyai pengalaman dan pengetahuan yang luas dalam wirausaha, bisnis, usaha kecil dan menengah, entrepreneurship dan manajemen keuangan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini